Muara Bengalon Jadi Pusat Penangkaran Buaya, Kutim Dorong Investasi Hijau

KLIK BORNEO – SANGATTA. Desa Muara Bengalon, Kecamatan Bengalon, akan menjadi lokasi penangkaran buaya pertama di Kutai Timur (Kutim). Pemerintah Daerah (Pemda) kini tengah menyiapkan seluruh dokumen perencanaan agar proyek tersebut segera terealisasi.

Asisten II Setkab Kutim, Noviari Noor, menyebutkan rencana ini merupakan bentuk inovasi daerah dalam menghadapi persoalan buaya yang sering muncul di kawasan permukiman. Pembangunan penangkaran ini tidak hanya ditujukan untuk konservasi, tapi juga membuka ruang bagi investor hijau yang ingin berpartisipasi dalam pengelolaan satwa dan pengembangan wisata.

Kawasan penangkaran nantinya akan dilengkapi dengan sarana edukasi dan wisata alam. “Pengunjung bisa menyaksikan aktivitas buaya dari jarak aman sekaligus belajar mengenai ekosistem rawa Kutim,” ungkapnya, Jumat (14/11/2025).

Noviari juga menerangkan bahwa tantangan yang ada akan diubah menjadi peluang, dari yang awalnya dianggap ancaman, bisa menjadi potensi wisata dan ekonomi.

Ia juga menyampaikan pemerintah akan memastikan seluruh aspek keselamatan dan etika konservasi diterapkan. “Kami ingin proyek ini menjadi contoh pengelolaan satwa yang modern dan bertanggung jawab,” tutupnya.

Langkah ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi hijau di Kutim, sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan pemda.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT