KLIK BORNEO – BERAU. Anggota DPRD Berau, Elita Herlina mendorong pemerintah daerah untuk dapat memperluas cakupan penerima manfaat program Beasiswa Berau Cerdas hingga menjangkau pendidikan dokter. Pasalnya, selama ini program ini masih menyasar pelajar dan mahasiswa.
Disampaikannya, beasiswa untuk dokter sangat diperlukan untuk pembangunan sektor kesehatan yang masih kekurangan tenaga dokter. Apalagi dengan adanya RSUD Tanjung Redeb, kebutuhan dokter pasti meningkat.
“Harapan kita, jika sudah selesai menempuh pendidikan mereka bisa mengabdi di daerah kita. Mengingat kebutuhan akan tenaga medis dokter di daerah kita ini sangat minim,” ungkapnya.
Selain cakupan penerima manfaat diperluas, Elita juga meminta agar tidak terjadi tumpang tindih ganda penerima manfaat. Maksudnya, para penerima Beasiswa Berau Cerdas tidak boleh lagi menerima Beasiswa Gratispol dan Program Indonesia Pintar (PIP).
“Ini yang betul-betul diperhatikan dengan serius agar jangan ada satu orang dapat lebih dari satu beasiswa. Kan kasihan nanti yang lain yang juga sangat butuh,” jelasnya.
Elita berharap pemerintah daerah juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar semua jenis beasiswa itu dapat dipahami. Berikutnya, tidak menimbulkan salah paham karena adanya kecemburuan sosial.
“Bisa lakukan sosialisasi melalui promosi offline maupun online, agar masyarakat lebih paham dan tidak bingung dengan segala detal teknis, sasaran, dan sebagainya,” pungkasnya. (Adv)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi