Telan Anggaran Besar, Dewan Minta Kota Tua Teluk Bayur Dirawat Baik

KLIK BORNEO – BERAU. Revitalisasi destinasi wisata Kota Tua Teluk Bayur pada tahap awal tahun 2025 lalu diketahui menelan anggaran besar, mencapai Rp4,5 miliar.

Karena itu, sambil menanti pengelolaannya diserahkan ke Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) tertentu, semua bangunan yang telah direvitalisasi diharapkan dapat dirawat dengan baik.

“Yang paling penting bukan bangunan yang ada sekarang, tapi cara pemeliharaan ke depan,” ungkap Anggota DPRD Berau, Agus Uriansyah.

Disampaikan Agus, langkah pemerintah daerah dalam merevitalisasi Kota Tua tersebut patut diapresiasi. Pasalnya, wilayah itu dipenuhi berbagai situs sejarah masa lalu yang memang patut dilestarikan.

“Kami mengapresiasi kepedulian pemerintah daerah merawat situs bersejarah ini,” jelasnya.

“Karena ini (Kota Tua) kalau kita tidak lestarikan, kita tidak budayakan maka sifatnya akan mubazir,” sambungnya.

Ditambahkannya, dengan dibenahinya destinasi wisata sejarah tersebut, para camat dan lurah setempat dapat bertanggung jawab mulai dari perawatan hingga pengelolaan ke depan.

Pasalnya, perawatan dan pengelolaan yang baik tentu akan memberikan manfaat yang besar. Berikutnya, dapat berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

“Apalagi kita sedang ada di masa efisiensi. Semua yang dibangun harus dirawat baik dan semua kampung dan lurah juga harus mulai mandiri,” tandasnya. (Adv)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT