Praktik Curang Oknum Pelanggan Jual Air Melebihi Tarif Resmi, PDAM Beri Penjelasan

KLIK BORNEO – BERAU. Praktik curang oknum pelanggan menjual tarif air Perumda Air Minum (PDAM) Batiwakkal ke pelanggan yang lain dengan harga melampaui tarif resmi, masih marak terjadi di Kabupaten Berau.

Hal itu tentu sangat sangat meresahkan di tengah penyesuaian tarif air yang belum terjadi. Berikutnya, akan sangat merugikan perusahaan dan masyarakat jika hal itu terus terjadi.

Terkait itu, Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman mengaku permasalahan itu telah terjadi di beberapa tempat. Oknum pelanggan tersebut membeli air dengan tarif normal tetapi menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi.

“Dia bayar ke PDAM Rp4.700, kemudian dia ambil dari temannya yang lain itu Rp8.000 sampai Rp10.000. Nyambung-nyambung dia, dia untung,” ungkapnya kepada para wartawan, Selasa (10/3/2026).

Tindakan oknum pelanggan tersebut, menurut Saipul, telah merusak cita rasa keadilan. Pasalnya, pasokan air yang seharusnya didistribusikan untuk kelompok sosial tertentu akhirnya tidak berjalan maksimal.

“Dia untung. Padahal keuntungan yang diambil oleh oknum-oknum ini seharusnya diberikan untuk yang sosial,” jelasnya.

Demi mencegah hal itu terjadi di masa mendatang, salah satu upaya yang sebenarnya memang harus dilakukan yakni dengan melakukan penyesuaian tarif. Namun, penyesuaian itu belum dapat dilaksanakan saat ini.

Disampaikan Saipul, pihaknya pernah mendapat keluhan dari pesantren lantaran masalah tarif yang ada saat ini masih tergolong mahal. Bahkan tarif sosial yang berlaku masih terasa berat.

“Tarif sosial masih mahal bagi pesantren. Makanya kita mau turunkan. Cuma kendalanya tarif belum diubah,” terangnya.

“Lalu jangankan mau bangun jaringan baru, untuk mempertahankan pelayanan 24 jam yang ada sekarang saja kami sudah ngos-ngosan karena posisinya minus,” sambungnya.

Agar kebijakan penyesuaian tarif itu objektif dan transparan ke depannya, tambah Saipul, pihaknya akan menggandeng Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) untuk menghitung skema tarif yang paling berkeadilan bagi masyarakat Berau. Saipul berharap masyarakat melihat rencana ini berdasarkan data, bukan asumsi.

“Keuntungan dari penyesuaian tarif tersebut nantinya akan dikembalikan sepenuhnya kepada masyarakat dalam bentuk perbaikan pipa lama dan perluasan jangkauan layanan,” pungkasnya. (*/)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT