‘Emas Hijau’ dari Biatan Berau Tembus Pasar Cina, Hasilkan Puluhan Ton Sekali Kirim

budidaya rumput laut dari Kampung Karangan, Kecamatan Biatan, yang kini rutin diekspor ke luar negeri, terutama ke Cina

KLIK BORNEO – BERAU. Sektor perikanan dan kelautan Kabupaten Berau mulai menunjukkan taji dalam mendukung transformasi ekonomi daerah melalui komoditas unggulan yang sukses menembus pasar internasional. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa pemerintah daerah sedang serius menggeser ketergantungan ekonomi dari sektor tambang ke sektor non-tambang yang lebih berkelanjutan.

Menurutnya, kekayaan laut di wilayah pesisir merupakan aset masa depan yang harus dikelola secara profesional agar memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga setempat.

“Berau memiliki potensi ekonomi terbarukan yang luar biasa besar, terutama di sektor kelautan yang dapat menjadi pilar utama dalam mensejahterakan masyarakat khususnya wilayah pesisir,” ungkap Bupati Sri Juniarsih Mas.

Salah satu bukti keberhasilan tersebut adalah budidaya rumput laut dari Kampung Karangan, Kecamatan Biatan, yang kini rutin diekspor ke luar negeri, terutama ke Cina. Keberhasilan ini membuktikan bahwa produk pesisir Bumi Batiwakkal memiliki standar kualitas yang mampu bersaing di kancah perdagangan dunia.

Kepala Bidang Budidaya Dinas Perikanan Berau, Budiono, menambahkan bahwa dalam kurun waktu tiga bulan, pengiriman ke pasar global mampu mencapai dua kontainer atau setara 40 ton.

Permintaan ekspor saat ini berfokus ke Cina dan Hongkong, dengan jalur distribusi melalui Tarakan, Surabaya, dan Makassar, ungkapnya.

Jika dihitung dalam setahun, potensi produksi dari wilayah ini diperkirakan mampu menyentuh angka 160 hingga 360 ton. Selain pasar yang pasti, nilai jual komoditas ini juga sangat menggiurkan, jelasnya.

Harga rumput laut kering untuk pasar ekspor menembus Rp15.000 per kilogram, jauh di atas harga domestik. Saat ini, luas lahan budidaya di Kampung Karangan telah mencapai 60 hektare dan menghidupi sedikitnya 40 rumah tangga perikanan, terangnya.

Ke depan, pemerintah berkomitmen terus mengawal hilirisasi komoditas ini agar memberi nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat luas. Melalui penguatan sektor terbarukan ini, Berau optimistis dapat membangun ketahanan ekonomi yang mandiri.(Adv)

Penulis : Yoakim Elton SW

Editor   : Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT