Bankeu Terancam Merosot, Sri Juniarsih Desak Gubernur Amankan Jalur Wisata

KLIK BORNEO – BERAU. Kabar kurang sedap kembali menimpa Berau. Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun ini dipastikan menyusut tajam, bahkan dibayangi risiko nihil alokasi.

Potensi pemangkasan anggaran ini memicu kekhawatiran terkait mandeknya sejumlah proyek infrastruktur publik, seperti jalan dan jembatan, yang selama ini bergantung pada dana provinsi.

Untuk memastikan risiko merosot hingga kehilangan anggaran itu tidak terjadi, pemerintah daerah diharapkan segera membangun koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah provinsi.

Bupati Berau Sri Juniarsih menegaskan bahwa Pemkab Berau telah mengambil langkah taktis dengan mendesak Gubernur Kaltim untuk tetap menggelontorkan Bankeu Provinsi, terutama untuk pembangunan jalan ke sejumlah destinasi wisata Berau.

Menurutnya, sektor pariwisata Berau yang tengah naik daun tidak boleh dikorbankan. Karena itu, akses mulus menuju spot wisata Berau harus diselamatkan.

“Jadi, wajib berjalan terus demi kenyamanan wisatawan yang melonjak drastis dalam lima tahun terakhir,” jelasnya.

“Saya sudah komunikasikan langsung dengan Gubernur. Sehingga ketika Bankeu memang dikurangi, itu tidak menutup kemungkinan kita tetap mendapatkan bantuan,” sambungnya.

Ditegaskannya, meski Bankeu dipangkas, sektor pariwisata Berau memiliki posisi tawar yang kuat. Destinasi wisata di Bumi Batiwakkal bukan sekadar aset lokal, melainkan wajah pariwisata Kaltim di tingkat nasional dan internasional.

“Pariwisata ini bukan cuma milik Berau, tapi punya Kaltim. Sehingga gubernur tentu berkepentingan untuk memastikan fasilitas di sini tetap prima,” pungkasnya. (*/)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT