Diresmikan Januari Lalu, Bagaimana Nasib Dermaga Teluk Sulaiman? Ini Penjelasan Dishub

KLIK BORNEO – BERAU. Pasca diresmikan pada Januari 2026 lalu, Dermaga Teluk Sulaiman di Kecamatan Biduk-Biduk belum juga beroperasi. Masa pemeliharaan hingga izin yang belum rampung menjadi alasan di balik tertundanya operasional dermaga tersebut.

Demi memastikan kelayakan infrastruktur laut tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau dikabarkan telah melayangkan surat ke Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) untuk menguji kelaikan dermaga tersebut.

“Kami lagi mengirim surat ke KUPP untuk mengecek di sana. Apakah itu sudah bisa dioperasionalkan atau belum. Ini surat sudah kita masukan,” ungkap Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni.

Dengan adanya surat tersebut, Rusnan berharap proses peninjauan dari tim ahli dapat dilakukan dalam waktu dekat. Agar dermaga tersebut dapat segera dibuka untuk umum.

“Mungkin akan segera dicek sama KUPP. Istilahnya ini layak untuk dioperasionalkan atau belum,” jelasnya.

Selain izin yang masih berproses, Rusnan menegaskan bahwa penundaan operasional juga terjadi karena dermaga masih terikat masa perawatan berkala dari pihak kontraktor.

“Dermaga itu masih berada dalam masa pemeliharaan. Izin untuk operasionalnya juga belum keluar,” terangnya.

Rusnan berharap seluruh proses verifikasi kelaikan dan izin operasional bisa segera rampung. Agar pembangunan infrastruktur yang menelan anggaran puluhan miliar tersebut bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sebagai informasi, Dermaga Teluk Sulaiman dibangun sejak 2020 dan rampung pada 2025 lalu. Dibagi dalam empat tahap pembangunan, proyek ini menelan APBD Berau dan Bankeu Provinsi Kaltim sebesar Rp54,3 miliar. (*/)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT