KLIK BORNEO – BERAU. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menginstruksikan kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau untuk segera memetakan dan mencari solusi konkret bagi kawasan hutan yang telah gundul dan rusak.
Instruksi itu disampaikan Bupati Sri sebagai bagian dari komitmen penuh pemerintah daerah dalam membenahi kerusakan ekosistem di Bumi Batiwakkal.
Disamapaikannya, koordinasi intensif lintas sektor saat ini tengah berjalan. Pemetaan ini bertujuan untuk memilah wilayah mana saja yang masih memiliki peluang untuk dipulihkan kembali.
“Kalau upaya kita sudah maksimal dan tidak bisa (diperbaiki), mungkin kita bisa cari alternatif kawasan lain yang bisa diselamatkan,” ungkapnya belum lama ini.
Melalui instruksi pemetaan itu, Bupati Sri memastikan bahwa pemerintah daerah tidak akan menyerah dalam memulihkan alam Berau. Pemkab tetap memprioritaskan perbaikan total pada lahan-lahan kritis selama peluang tersebut masih terbuka lebar.
Diakuinya, banyaknya kerusakan lahan di Berau saat ini terjadi akibat aktivitas pertambangan ilegal (illegal mining). Namun, titik-titik kerusakannya harus didatakan kembali agar lebih jelas dalam pembenahannya.
“Kalau masih bisa kita lakukan pulihkan, ya kita lakukan. Karena illegal mining itu dilepas begitu saja oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. (/*)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi