KLIK BORNEO – BERAU. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mematangkan langkah strategis untuk mempercepat pencapaian target swasembada pangan daerah.
Melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Berau, pemerintah mengandalkan penguatan mekanisasi serta pemanfaatan teknologi modern terbarukan guna mendampingi para petani di lapangan.
Kepala DTPHP Berau, Lita Handini menjelaskan bahwa intervensi teknologi dan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) menjadi kunci penting untuk menekan biaya operasional sekaligus memangkas biaya produksi petani.
Dukungan mekanisasi ini disalurkan dalam berbagai bentuk, mulai dari traktor roda dua, rice transplanter (mesin penanam padi), pompa air, hingga penggunaan teknologi mutakhir seperti drone pertanian.
“Intervensi bantuan alsintan terus kami optimalkan agar cakupan mekanisasi lahan pertanian merata dan mampu memangkas biaya produksi petani,” ungkapnya.
Disampaikannya, penerapan teknologi terbarukan ini dirasa kian krusial, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim seperti cuaca panas dan kemarau ekstrem.
Menurutnya, cuaca ekstrem belakangan ini sempat memicu penurunan produktivitas komoditas utama seperti padi, jagung, dan cabai akibat kekurangan air.
Sebagai langkah tanggap darurat untuk mengamankan ketahanan pangan, DTPHP Berau bergerak cepat menerjunkan drone pertanian untuk efisiensi pengendalian hama, serta menyalurkan bantuan pompa air ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan.
Selain memodernisasi alat pertanian, Pemkab Berau juga fokus memperluas area tanam. Komitmen ini diwujudkan melalui program perluasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) serta target cetak sawah baru seluas 2.000 hektare pada tahun 2026.
Program cetak sawah rakyat ini tersebar di beberapa wilayah potensial seperti Kecamatan Tabalar, Sambaliung, Gunung Tabur, Teluk Bayur, dan Segah.
Melalui integrasi antara perluasan lahan, mekanisasi modern, dan pemanfaatan teknologi digital seperti drone, Pemkab Berau optimistis dapat mendongkrak indeks pertanaman serta mengamankan produktivitas hasil panen secara berkelanjutan. (Adv/*)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi