Matangkan Indeks Desa 2026, DPMK Berau Pastikan Alokasi Anggaran Kampung Tepat Sasaran

KLIK BORNEO – BERAU. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Berau kembali melakukan validasi dan verifikasi Indeks Desa 2026 sebagai basis tunggal penentuan kebijakan pembangunan seluruh kampung di Bumi Batiwakkal.

Validasi dan verifikasi itu dilakukan untuk memastikan intervensi program pemerintah daerah ke depan berjalan lebih terukur, efisien, dan tepat sasaran berdasarkan data riil di lapangan.

Kepala DPMK Berau, Tenteram Rahayu, menegaskan bahwa kevalidan data dari lapangan akan menjadi dasar perumusan kebijakan. Karena itu, pengawasan ketat dilakukan agar tidak ada kesalahan input data dari setiap wilayah.

“Keakuratan data dalam verifikasi dan validasi ini adalah kunci utama bagi kita semua karena Indeks Desa menjadi acuan tunggal pembangunan ke depan,” ungkapnya, Selasa (29/9/2026).

“Jika data tidak akurat, risikonya fatal, mulai dari status kampung yang tidak sesuai dengan realita hingga ketidaktepatan alokasi bantuan anggaran,” sambungnya lagi.

Berdasarkan hasil pemetaan data yang telah dilakukan, lanjutnya, DPMK Berau juga telah merumuskan lima langkah taktis untuk mempercepat kemandirian desa.

“Salah satunya akselerasi kampung berkembang melalui pendampingan intensif serta penerapan sistem One Village One Product (OVOP),” bebernya.

Ditambahkannya, dalam validasi dan verifikasi itu, DPMK Berau tidak bekerja sendiri. Kolaborasi dengan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga ditempuh guna mengintegrasikan data yang ada.

“Melalui integrasi data yang solid ini, kami optimis arah pembangunan pada tahun anggaran mendatang akan mampu memangkas kesenjangan antarwilayah secara signifikan,” pungkasnya. (Adv/*)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT