Kapolsek dan Jajaran Berikan Bantuan Keluarga Petugas TPS yang Meninggal

Kapolsek Biduk-biduk Iptu Suradi menyerahkan bantuan kepada istri almarhum Mansyah, warga Biduk yang meninggal dunia diduga karena kelelahan saat bertugas menjaga TPS.

BERAU. Pemilihan umum telah dilakukan, meskipun belum semua tahapan tuntas. Namun untuk satu keluarga di Kecamatan Biduk-biduk juga masih menyisakan duka mendalam. Seorang warga bernama Mansyah meninggal dunia. Diduga kuat kelelahan saat menjaga TPS.

Kapolsek Biduk-biduk, Iptu Suradi menyebutkan, almarhum bertugas menjaga TPS saat pemilu lalu.  Tugas itu juga mengamankan kotak suara tempat penyimpanan kertas yang telah dicoblos.
Diduga karena kelelahan, Mansyah kemudian drop dan akhirnya meninggal dunia. Kapolsek beserta anggota dan Bhayangkari Polsek Biduk Biduk  memberikan Bantuan Sosial Kepada Keluarga almarhum Senin (26/2/2024) kemarin.
“Almarhum bertugas menjaga kotak suara Pemilu 2024 di TPS 01 Kampung Giring-Giring Kecamatan Biduk-Biduk,” ungkap Kapolsek.
Bantuan yang diberikannya tentu tidak bisa menghapus duka bagi istri almarhum yang ditinggalkan seorang diri. Namun ia berharap bantuan yang tak seberapa itu mampu sedikit meringankan beban hidup istri almarhum. karena memang tidak memiliki anak.
Menurut Kapolsek, Istri almarhum, Masna mengungkapkan, bahwa suaminya tidak memiliki riwayat penyakit berat. “Dugaan muncul kemungkinan besar ya memang karena kelelahan, karena istri almarhum ini menyebutkan suaminya tidak punya penyakit, atau tidak punya riwayat penyakit berat,” ujarnya lagi.
Bantuan disalurkan kepada Istri dari Almarhum  Mansyah atas nama Masna yaitu berupa 2 karung beras , 2 piring telur, 4 liter minyak goreng, 2 kilogram gula pasir, 2 kotak teh,2 botol kecap, 2 kaleng sarden.
Dalam giat tersebut Kapolsek Biduk-Biduk berharap dengan adanya kegiatan Bansos ini dapat sekiranya membantu warga sekitar yang membutuhkan dan dapat menjadi contoh bentuk kepedulian kita terhadap sesama.
“Kami sangat berharap kepada pihak lain atau warga lainnya juga turut memberikan bantuan guna membantu meringankan beban hidup istri almarhum.
Sementara itu Istri almarhum, Masna juga menyebutkan, saat bertugas suaminya memang berjaga sepanjang malam pada saat Pemilu 2024 di TPS 01. “Pagi-pagi kondisinya lemah seperti kelelahan,kemudian jatuh sakit,” ungkapnya sedih.
Kini sepeninggal suaminya, Masna terpaksa harus banting tulang sendiri untuk mencari nafkah. Apalagi pasangan suami istri ini memang tidak dikaruniai anak. “makanya saya sangat berterima kasih sekali kepada bapak- dan ibu polisi yang sudah datang membantu saya ini, ini sangat berarti,” ujarnya lagi.(//)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT