KLIK BORNEO – BERAU. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan program Beasiswa Berau Cerdas. Meski daerah tengah terjerat oleh efisiensi anggaran, program unggulan ini dipastikan tidak akan ditutup atau dibatalkan.
Sebagai bagian dari janji politiknya, Bupati Sri memastikan bantuan pendidikan untuk pelajar dan mahasiswa itu tetap berjalan, walau harus menyesuaikan dengan kondisi finansial daerah saat ini.
“Kami tetap melaksanakan janji tersebut sebaik mungkin. Memang ada efisiensi yang membuat kita harus menentukan prioritas, tapi bukan berarti program ini dibatalkan. Tetap jalan dengan melihat kemampuan anggaran,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa dirinya berupaya maksimal merealisasikan seluruh janji politiknya selama masa jabatan. Termasuk program beasiswa tersebut.
“Karena itu penanggung jawabnya adalah bupati, bukan yang lain,” imbuhnya.
Terpisah, Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kabupaten Berau, Eny, menjelaskan bahwa tahun ini kuota yang dibuka mencapai 1.050 penerima.
Rinciannya, sebanyak 550 kuota dialokasikan untuk pelajar dengan bantuan Rp3 juta per orang. Sementara 500 kuota lainnya diperuntukkan bagi mahasiswa dengan besaran Rp4 juta per orang.
Bantuan anggaran tersebut, lanjutnya, diberikan satu kali dalam setahun bagi mereka yang lolos seleksi administrasi dan memenuhi kriteria.
“Semoga bisa meringankan biaya pendidikan sekaligus mendorong peningkatan kualitas SDM di Berau,” harap Eny.
Sebagai informasi, pendaftaran Beasiswa Berau Cerdas telah dibuka sejak 9 Maret dan akan berakhir pada 13 Mei 2026. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui laman resmi beasiswa Pemerintah Kabupaten Berau. (Adv)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi