Cek Kebocoran Kapal Penyelam Dilaporkan Hilang

Tim hingga malam hari masih melakukan pencarian terhadap korban yang dilaporkan hilang saat bekerja melakukan pengecekan kebocoran kapal tongkang

BERAU. Seorang pekerja kapal dikabarkan hilang di dalam air saat bekerja. Korban Adri Sagarmata (31) merupakan penyelam warga jalan Manunggal Jaya, Jakarta Selatan. Korban dilaporkan hilang pada MInggu (31/3/2024), sekitar pukul 13.30 Wita. TKP di pelabuhan semen kampung Sungai  Bebanir Bangun RT 6 Kecamatan Sambaliung. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat mengungkapkan, korban dikabarkan hilang saat melakukan tugasnya melakukan pengecekan pada sebuah unit kapal tongkang yang diduga bocor. “Informasi awal, korban merupakan seorang penyelam sedang melakukan pemeriksaan terhadap tongkang yang diduga mengalami kebocoran, pada hari ini (Minggu-red) sekitar pukul 13.30 Wita,” ungkapnya.TKP Korban Hilang

Nofian menjelaskan kronologi kejadian, sebagaimana informasi sementara yang berhasil dihimpun di lapangan. Dimana korban yang merupakan warga jakarta ini, merupakan penyelam sedang melakukan penyelaman di bawah air sekitar kapal. Namun beberapa saat setelah melakukan penyelaman, korban tidak muncul ke permukaan. Untuk mengetahui kepastiannya, pekerja lain di bagian atas melakukan pemeriksaan. “Pada saat menyelam tidak ada tanda-tanda muncul atau minta bantuan,” sambung Nofian.Kemudian Saksi 1 atas nama  Zaenal Tanjung (34) warga yang beralamat di jalan  Marunda center blok Turi kec. Tarumajaya dan saksi 2  atas nama Amirudin (44)  alamat Kampung Tempe Kecamatan Wajo Kabupaten Takalala segera menarik selang dan tali. Namun saat ditarik sampai habis, korban tidak ada ditemukan. Hingga petang, menurut Nofian korban belum ditemukan. Sementara tim pencarian sudah mulai melakukan pencarian di sekitar tongkang tempat kejadian perkara.Laporan kehilangan salah seorang pekerja ini disampaikan oleh kepala kerja pada kegiatan tersebut yakni Hasanudien, (44) warga Jambi. Info sementara dari saksi Zaenal Tanjung, korban merupakan penyelam yang memiliki sertifikasi sesuai dengan standar pekerjaan selama ini. Mengingat resiko pekerjaan yang rawan memang membutuhkan keahlian khusus dibuktikan dengan sertifikat penyelam.”Korban memiliki ciri-ciri memiliki postur tubuh tak terlalu gemuk dan tidak menggunakan baju dan memakai celana pendek legging warna hitam ketika menyelam,” ungkap Nofian.
Hingga malam hari, tim masih melakukan pencarian dengan menyisir area lokasi kejadian. Pihaknya juga tidak mau berspekulasi dalam menyampaikan semua kemungkinan yang terjadi pada korban untuk informasi publik. Kecuali spekulasi yang bertujuan untuk mempermudah upaya pencarian,”Kami masih melakukan pencarian, juga dibantu oleh rekan-rekan lain, termasuk pihak tempat korban bekerja,” ujar Nofian lagi. Belum ada keterangan lebih lanjut yang dapat disampaikan, terkait penyebab maupun detail pasti hilangnya korban.Termasuk pihak kepolisian juga masih mengumpulkan bukti dan data serta keterangan saksi-saksi.(//)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT