BERAU – KLIK BORNEO.Wakil Bupati Berau, Gamalis mendorong DPMPTSP Kabupaten Berau untuk mempercepat proses pembangunan mal pelayanan publik (MPP). Mengingat MPP menjadi salah satu instrumen penting dalam menumbuhkan gairah investasi di Bumi Batiwakkal. Diakuinya, MPP seharusnya sudah mesti ada sejak awal di Kabupaten Berau. Selain karena memiliki regulasi yang jelas, kehadirannya tentu menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah melayani masyarakat.
“MPP merupakan instrumen pelayanan publik yang menawarkan kemudahan, efektivitas, efiensiensi, dan peluang investasi daerah. Dengan adanya kecepatan dan kemudahan, MPP tersebut tentu akan menarik bagi investor,” ungkapnya.
“Hal ini juga sebagaimana dalam Peraturan Presiden Nomor 89 Tahun 2021 dan Permenpan-RB Nomor 92 Tahun 2021 bahwasanya mal pelaksanaan publik harus diimplementasikan di seluruh Indonesia,” tegasnya.
Meskipun saat ini telah ada MPP mini, lanjutnya, pelayanan yang ada belum berjalan maksimal. Apalagi banyak sektor andalan hari ini yang mesti dikembangkan secara baik di samping pertambangan. Sektor andalan itu antara lain pertanian, perkebunan, pariwisata, dan perikanan.
“Saya sangat berharap agar mal pelaksanaan publik di Kabupaten Berau dapat segera terlaksana. Tentu saja dengan menerapkan prinsip-prinsip keterpaduan yang mendatangkan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Berau,” pintanya.
Terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Nanang Bakran menjelaskan sesuai rencana pihaknya akan membangun gedung baru MPP. Proses pengkajian pembangunan itu pun sudah mulai berjalan tahun ini.
“Kami terus godok karena MPP ini penting untuk pelayanan masyarakat. Tapi untuk teknis pembangunan fisiknya itu tupoksinya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau. Untuk lahannya sendiri tentu akan disesuaikan dengan anggaran daerah,” imbuhnya.
Dengan kajian yang mulai terlaksana pada tahun ini, Nanang menargetkan pembangunan fisik gedung baru MPP itu akan selesai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pada tahun 2025 mendatang.
“Paling kita akan menambah fasilitas pelayanan saja, yang belum lengkap kita penuhi satu per satu. Dan ini kita akan belajar dan ambil contoh MPP Tenggarong. Di sana bagus dan cocok dijadikan contoh untuk kita,” pungkasnya. (adv/Elton)