BERAU-KLIK BORNEO. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meminta semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Berau untuk segera mempercepat realisasi program di SKPD-nya masing-masing. Berikutnya, menyerap anggaran yang ada secara maksimal. Akhir Juli 2024, serapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Berau tahun 2024 mencapai 37,59 persen. Serapan anggaran itu jika tidak dimaksimalkan dengan baik tentu akan kembali menjadi SiLPA.
“Saya minta agar ini menjadi perhatian serius semua SKPD agar anggaran yang ada dapat diserap maksimal. Dan semua program yang sudah dibuat harus bisa direalisasikan,” ungkapnya, Senin (5/8/20244).
Disampaikannya, serapan APBD sebesar 37,59 persen itu berasal dari pagu anggaran sejumlah Rp 5 triliun. Itu berarti, setelah enam bulan berlalu jumlah anggaran yang baru diserap hanya mencapai Rp 1,9 triliun.
“Dan sesuai laporan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) dari total 530 paket pengerjaan yang telah tender, yang telah selesai dikerjakan sebanyak 510 paket,” jelasnya.
Dengan realisasi yang belum maksimal di semester awal ini, Bupati meminta agar semua SKPD benar-benar bekerja serius. Mengingat tahun anggaran 2024 sebentar lagi akan berakhir. Berikutnya, jika tidak terserap maksimal, hal itu dikhawatirkan akan merugikan masyarakat.
“Saya minta ini diperhatikan secara serius. Semua pekerjaan yang ada mesti segera diselesaikan. Agar masyarakat Kabupaten Berau bisa segera merasakan manfaatnya,” imbuhnya.
Tak hanya serapan anggaran, Bupati Sri juga meminta semua organisasi perangkat daerah (OPD) dan atau SKPD untuk membantu Pemkab Berau dalam menuntaskan 18 program prioritas yang menjadi janji politiknya kepada masyarakat.
“Segera lakukan langkah-langkah yang baik agar semua program yang menjadi prioritas pembangunan ini dituntaskan. Dan saya minta semua OPD untuk aktif melaporkan progres pencapaian setiap program tersebut. Agar kalau ada kekurangan dapat kita cari solusi bersama agar hasilnya maksimal,” pungkasnya. (adv/Elton)