KLIK BORNEO – BERAU. Pasca diresmikannya pembangunan Jembatan Inaran oleh Bupati Berau beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memastikan akan segera melakukan pengaspalan jalan dari jembatan tersebut menuju Kampung Inaran.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Fendra Firmawan menjelaskan estimasi anggaran untuk pengaspalan jalan itu lebih kurang mencapai Rp 20 miliar. Namun, anggaran tersebut belum bisa dialokasikan tahun ini.
“ABT belum bisa. Kita akan coba di APBD 2025. Lalu terkait perencanaan anggaran ini nanti ada di Bapelitbang. Kita hanya pelaksana teknis,” ungkapnya kepada wartawan Klikborneo, Senin (25/8/2024).
Disampaikannya, pihaknya akan berupaya agar pengaspalan jalan menuju kampung tersebut dapat terlaksana. Mengingat, jalan menuju Kampung Inaran saat ini sedang berada dalam kondisi yang kurang baik.
“Kita akan lanjutkan itu setelah jembatan. Untuk jembatan sendiri kita bangun sepanjang 105 meter dengan lebar 6 meter dan berat beban 8 ton. Sudah diuji beberapa kali juga,” tegasnya.
Tak hanya perbaikan jalan menuju Kampung Inaran, lanjutnya, perbaikan jalan menuju ke kampung-kampung lain juga akan dilakukan. Namun, pembangunan jalan itu akan disesuaikan dengan usulan masyarakat dan anggaran yang tersedia.
“Di ABT misalnya, ada anggaran Rp 1 triliun. Tapi usulan masyarakat sampai di mana perbaikannya, ya, kita sesuaikan lagi dengan anggaran yang ada,” tegasnya.
Sebelumnya, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan Jembatan Inaran yang sudah dapat digunakan tersebut tentu sangat membantu mobilitas dan transportasi masyarakat. Selain itu, jembatan tersebut dibangun untuk menghindari banjir tahunan yang sering terjadi di kampung tersebut.
“Jembatan yang bersumber dari APBD Rp 48 miliar ini kita harapkan bisa membantu masyarakat, meningkatkan akses tranportasi, ekonomi, dan sebagainya. Tentu kita berharap pembangunan jalan menuju kampung juga bisa dilaksanakan,” pungkasnya. (adv/Elton)