Banyak Pendatang Belum Miliki KTP Berau, Dewan Dorong Pemkab Lakukan Sosialisasi

KLIK BORNEO – BERAU. Perpindahan penduduk dari luar daerah ke Bumi Batiwakkal setiap tahun terus meningkat. Banyak di antaranya yang kemudian memilih tinggal dan menetap di Berau.

Meskipun sudah lama tinggal di Berau, banyak warga juga yang diketahui belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Berau. Kondisi ini diharapkan bisa menjadi perhatian pemerintah daerah untuk dievaluasi lebih lanjut.

Anggota DPRD Berau, Elita Herlina menjelaskan Pemkab Berau harus segera melakukan sosialisasi terkait masalah kependudukan ini. Agar tidak berdampak buruk bagi warga bersangkutan.

“Kami masih menemukan warga yang sudah lama tinggal di Berau, bahkan menetap di kampung-kampung, tetapi belum memiliki KTP Berau. Hal ini tentu menjadi persoalan dalam penataan administrasi kependudukan,” ungkapnya.

Disampaikannya, salah satu faktor yang menyebabakan kondisi tersebut terjadi yakni minimnya pemahaman masyarakat terkait prosedur pengurusan perpindahan domisili. Selain itu, faktor jarak dan keterbatasan akses pelayanan juga menjadi kendala bagi sebagian warga.

“Banyak warga yang sebenarnya ingin mengurus KTP, tetapi terkendala informasi dan jarak. Apalagi bagi mereka yang tinggal di kampung-kampung yang cukup jauh dari pusat layanan administrasi kependudukan,” jelasnya.

Menurutnya, kepemilikan KTP daerah tempat tinggal sangat penting, terutama untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik. Mulai dari layanan kesehatan, pendidikan, hingga program bantuan sosial dari pemerintah.

“Kalau mereka masih menggunakan KTP daerah asal, tentu akan menyulitkan ketika ingin mengurus berbagai keperluan administrasi di Berau. Karena itu penting bagi warga yang sudah menetap untuk segera mengurus perpindahan data kependudukan,” terangnya.

Untuk mengatasi masalah itu, Elita mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya warga pendatang yang tinggal di wilayah perkampungan.

“Perlu ada sosialisasi yang lebih masif agar masyarakat memahami pentingnya mengurus administrasi kependudukan setelah pindah domisili,” bebernya.

Selain itu, Elita juga berharap adanya peningkatan pelayanan jemput bola dari pemerintah agar masyarakat pendatang yang menetap di Berau, khususnya yang tinggal di wilayah terpencil dapat lebih mudah mengurus dokumen kependudukan.

“Kami berharap dinas terkait bisa lebih aktif melakukan pelayanan langsung ke kampung-kampung. Dengan begitu masyarakat tidak perlu datang jauh ke kota hanya untuk mengurus KTP,” tandasnya. (Adv)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT