Disbudpar Minta Pemerintah Kampung Kunci Jadwal Acara Adat demi Kalender Wisata Setahun Penuh

KLIK BORNEO – BERAU. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau meminta seluruh pemerintah kampung dan kelurahan untuk mengunci serta menetapkan jadwal kegiatan adat di wilayah masing-masing jauh-jauh hari.

Penetapan tanggal dari pemerintah kampung dan kelurahan ini sangat diperlukan guna menyusun Calendar of Event (Kalender Wisata) se-Kabupaten Berau secara utuh selama satu tahun penuh.

Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantoso menegaskan bahwa langkah itu diambil untuk mengakhiri pola lama, di mana sektor kebudayaan di tingkat kampung dan promosi pariwisata daerah sering kali berjalan sendiri-sendiri tanpa keterpaduan yang intensif.

“Ke depan, kami berinisiatif memadukan kedua sektor ini. Kami meminta ketetapan jadwal dari setiap pemerintah kampung dan kelurahan yang memiliki agenda adat, sehingga kalender pariwisata dari bulan Januari hingga Desember bisa terpetakan dengan jelas,” ungkapnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, lanjutnya, Disbudpar Berau dalam waktu dekat juga akan berkoordinasi langsung dengan para kepala kampung (kakam) dan lurah yang wilayahnya rutin menyelenggarakan ritual budaya.

Beberapa agenda besar yang penanggalannya harus dikunci antara lain ritual Abutta Banua, festival budaya di Maratua, hingga upacara Bekudung Betiung.

Menurut Yudha, melalui kesepakatan jadwal yang pasti, pemerintah daerah dapat melakukan promosi pariwisata secara masif dan terukur kepada wisatawan sebelum tahun berjalan dimulai.

“Tapi kita akan invetarisasi juga acara mana saja yang berpotensi harus dilaksanakan rutin tahunan dan bisa membantu meningkatkan pendapatan kampung,” tandasnya. (Adv/*)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT