KLIK BORNEO – BERAU. Jalan Poros Nasding menuju Meraang di Kecamatan Teluk Bayur kembali dikeluhkan lantaran belum sepenuhnya diaspal. Berikutnya, sering mengalami kerusakan, terutama saat hujan dan banjir.
Keluhan itu selain datang dari warga setempat, juga menjadi usulan Anggota DPRD Berau, Rahman dalam Musrenbang Kecamatan Teluk Bayur, belum lama ini.
Menurutnya, lokasi jalan itu sebelumnya sudah pernah dicek oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, beberapa anggota DPRD, dinas terkait dan pemerintah setempat.
Namun, hingga hari ini penanganannya belum maksimal. Bahkan beberapa titik bisa memicu kecelakaan jika tidak segera ditangani.
Karena itu, Rahman meminta DPUPR Berau untuk dapat memasukkan jalan tersebut dalam salah satu prioritas penanganan bidang preservasi tahun ini.
“Kalau bisa ini segera ditangani Jalan Nasding – Meraang ini,” pintanya singkat.
Menanggapi Rahman, Kepala Bidang (Kabid) Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi memastikan sebenarnya pihaknya sudah pernah melakukan penanganan terhadap ruas jalan tersebut.
Penanganan itu dilakukan pada APBD-P tahun 2025 lalu, dengan total penagaspalan baru mencapai 420 meter. Sisanya, akan dilanjutkan tahun ini.
“Ada anggaran dari Bankeu provinsi Rp5 miliar yang nantinya kami upayakan memaksimalkan yang menjadi keluhan di sepanjang jalan itu,” bebernya.
Terkait item penanganan, Junaidi menegaskan akan fokus pada pengaspalan jalan dan peninggian badan jalan agar dapat terhindar dari banjir.
“Fokus penanganan itu akan dituntaskan ke depannya,” tandasnya. (Adv)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi