KLIK BORNEO – BERAU. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dikabarkan akan melakukan penyertaan modal tambahan ke PT Bank Kaltimtara pada tahun ini.
Meskipun total anggarannya belum dipastikan, rencana itu diharapkan dapat dibatalkan dengan pertimbangan pada program-program hilirisasi.
Hal itu disoroti Anggota DPRD Berau, Arman Nofriansyah saat Musrenbang Kecamatan Teluk Bayur, pada Sabtu (7/2/2026).
“Kalau bisa dibatalkan untuk membangun usaha-usaha yang mengena langsung ke masyarakat,” ungkap Arman.
Disampaikannya, dengan dibatalkannya penyertaan modal itu, fokus anggaran dapat dialihkan ke program hilirisasi yang bisa berdampak langsung ke masyarakat.
Sektor perkebunan sawit, lanjutnya, menjadi salah satu sektor yang patut mendapat perhatian dalam program hilirisasi tersebut. Terutama dalam hal pembangunan pabrik.
“Bontang saja yang tidak punya kebun sawitnya punya pabrik sawit yang serap banyak tenaga kerja,” jelasnya.
Arman berharap pemerintah benar-benar serius mempertimbangkan rencana hilirisasi tersebut ke depannya. Apalagi sektor pertambangan suatu saat akan habis.
Bahkan, lahan eks tambang yang saat ini dibiarkan begitu saja harus dapat direklamasi. Agar dapat memberikan manfaat nyata bagi pemerintah dan masyarakat.
“Kita sepakat bahwa tambang itu tidak akan kontinyu karena barang habis pakai. Jadi, bagaimana kita ke depan memikirkan hilirisasinya,” tandasnya. (Adv)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi