KLIK BORNEO – BERAU. Anggota DPRD Berau, Gideon Andris meminta perusahaan yang beroperasi di Berau untuk lebih transparan dalam menyampaikan laporan terkait program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) serta penyerapan tenaga kerja.
Hal itu diperlukan, mengingat sesuai pantauannya selama ini, data yang berasal dari perusahaan masih terlalu umum atau global dan belum menggambarkan kondisi di lapangan secara rinci.
Karena itu, data yang lebih detail dibutuhkan agar dapat mengetahui sejauh mana kontribusi perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
“Kami meminta data yang disampaikan perusahaan kepada DPRD Berau bukan data secara global, karena data yang kami dengar itu data yang secara umum baik CSR maupun ketenagakerjaan,” jelasnya.
Menurutnya, perusahaan perlu memetakan secara jelas program CSR yang telah disalurkan, terutama kepada masyarakat yang berada di wilayah terdampak langsung aktivitas perusahaan. Pemetaan tersebut penting untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar merata dan tepat sasaran.
“Jadi harusnya perusahaan memetakan data terkait penyaluran bantuan atau CSR masyarakat di Ring 1 atau Ring 2 dirincikan secara menyeluruh. Agar tidak ada lagi masyarakat yang merasa tidak dilibatkan atau diabaikan,” bebernya.
Selain program CSR, Gideon juga menyoroti pentingnya data rinci terkait penyerapan tenaga kerja lokal. Dengan data yang jelas, DPRD dapat mengetahui jumlah masyarakat sekitar yang bekerja di perusahaan-perusahaan tersebut.
Lebih dari itu, lanjutnya, DPRD memiliki fungsi pengawasan terhadap berbagai aktivitas perusahaan di daerah. Oleh karena itu, laporan yang rinci sangat dibutuhkan agar DPRD dapat menjalankan fungsi tersebut secara maksimal.
“Sehingga kalau muncul pertanyaan itu kami bisa menjawab dengan data yang sesuai dengan di lapangan dan secara rinci,” tandasnya. (Adv)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi