Jumlah Pegawai Bertambah, Porsi Belanja Masih Terjaga di Angka 30 Persen

KLIK BORNEO – BERAU. Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said memastikan porsi belanja pegawai di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Berau masih berada dalam koridor yang sehat dan tetap terjaga di angka 30 persen.

Upaya mempertahankan kondisi fiskal itu dilakukan agar anggaran belanja pegawai tidak mengganggu program pembangunan lainnya. Walaupun tidak bisa dimungkiri, jumlah pegawai sendiri terus bertambah setiap tahun.

“Alhamdulillah, proporsi belanja pegawai kita masih terjaga di angka 30 persen dari APBD yang ada. Kita upayakan jangan sampai melampaui itu agar tidak terkena sanksi,” ungkap Said belum lama ini.

Disampaikannya, sesuai data terbaru dari BKPSDM Berau, total pegawai ASN Berau saat ini telah mencapai 9.623 orang, dengan rincian PNS sejumlah 4.602 orang. PPPK Full Time 3.475 orang, dan PPPK Part Time 1.546 orang.

“Khusus untuk PPPK Full Time, sektor pendidikan mendominasi dengan 2.500 formasi guru, disusul 1.500-an tenaga kesehatan, dan sisanya tenaga teknis,” jelasnya.

Lebih lanjut, diakui Said, data yang ada juga menunjukkan jumlah pegawai perempuan saat ini lebih banyak daripada laki-laki. Dominasi mereka lebih terasa di sektor pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.

“Laki-laki ini lebih sedikit dibanding perempuan. Laki-lakinya sekitar 4.600-an, sementara perempuannya sudah tembus di angka 5.000-an,” terangnya.

Meskipun terdapat pertumbuhan jumlah pegawai, jumlah pensiunan juga tak bisa dihindari. Banyak posisi strategis seperti kepala dinas, camat, hingga kepala sekolah diisi oleh pejabat yang berada di rentang usia 50 hingga 60 tahun.

“Tahun ini saja ada 8 orang (pejabat) yang akan pensiun, tahun depan 7 orang, dan tahun 2028 ada 7 orang lagi. Ini belum termasuk camat dan sekretaris,” bebernya.

Ditambahkannya, demi mencegah pelayanan tetap berjalan maksimal di tengah “pasang-surut” jumlah pegawai dan efisiensi anggaran, Pemkab Berau akan terus berkoordinasi dengan BKN untuk melakukan mutasi jabatan dan manajemen talenta.

“Saya menekankan bahwa ke depannya, sertifikat diklat kepemimpinan dan kesesuaian kompetensi akan menjadi syarat mutlak bagi ASN yang ingin naik jabatan,” pungkasnya. (*/)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT