Waspada Kejahatan Siber, Dewan Minta Warga Jaga Kerahasiaan Data

 

KLIK BORNEO – BERAU. Praktik kejahatan siber saat ini kian merajalela dalam berbagai bentuk. Banyak orang, termasuk warga Berau pun telah menjadi korban pelaku kejahatan yang sukar ditebak.

Demi mencegah agar tidak ada lagi korban, kerahasiaan data menjadi sangat penting. Tak hanya dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), rekening bank dan kartu kredit pun harus dijaga dengan baik.

Anggota DPRD Berau, Thamrin menyebut kejahatan siber adalah kejahatan paling berbahaya. Pasalnya, masyarakat harus berhadapan dengan musuh yang tak kelihatan.

Karena itu, segala hal penting berkaitan dengan privasi dan dokumen penting lainnya tidak boleh dibagikan atau diungkapkan begitu saja tanpa verifikasi terlebih dahulu.

“Harus diketahui dulu dengan siapa saya berinteraksi. Harus dicek dulu kebenarannya. Karena ada yang muncul melakukan penipuan dengan mengatasnamakan si A atau si B,” ungkapnya.

“Sekarang kan banyak itu. Ada juga yang di WA sering muncul undangan. Padahal itu mau meretas data kita. Itu harus kita wasapada,” sambungnya.

Thamrin berharap warga Berau semakin cerdas dalam menghadapi berbagai bahaya di dunia digital. Segala kejahatan siber juga diharapkan mampu dihindari dengan cara-cara yang tidak merugikan diri sendiri.

Tak hanya warga, Disdukcapil dan Diskominfo Berau untuk bersinergi dan terus memperkuat sistem keamanan data. Berikutnya, selalu aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kerahasiaan data.

“Kita harapkan mata rantai kejahatan siber yang mencuri data-data masyarakat ini bisa kita atasi agar tidak muncul banyak korban lagi,” tandasnya. (Adv)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT