KLIK BORNEO – BERAU. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memastikan terus membangun strategi terbaik guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah rencana pemangkasan produksi batubara tahun ini.
Dua strategi yang akan tetap dilaksanakan yakni intensifikasi dan ekstensifikasi sektor perpajakan. Mengingat potensi pajak daerah Bumi Batiwakkal selama ini belum digarap maksimal.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said menjelaskan pemangkasan produksi batubara merupakan pukulan baru bagi daerah setelah kebijakan efisiensi anggaran.
Hal tersebut tentu berdampak pada menurunnya kontribusi sektor pertambangan terhadap PAD Berau. Karena itu, intensifikasi dengan memaksimalkan kembali potensi pajak yang sudah ada, wajib dilakukan.
“Lalu ekstensifikasi, melihat peluang-peluang pajak daerah yang lainnya yang bisa saja selama ini belum tergarap,” ungkapnya.
Selain menghadapi turunnya produksi batubara, strategi tersebut patut dijalankan mengingat Berau selama ini masih bergantung pada dana transfer pusat.
Jumlah dana transfer yang menurun pada tahun ini jelas memaksa pemerintah daerah untuk menggali potensi daerah yang bisa berkontribusi untuk PAD.
“Karena dengan dana transfer yang semakin sedikit maka kemandirian fiskal di daerah membutuhkan inovasi,” jelasnya.
“Bagaimana caranya kita untuk memaksimalkan potensi-potensi untuk menambah Pendapatan Asli Daerah,” sambungnya.
Said berharap strategi tersebut dapat diimplementasikan secara baik oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau. Selanjutnya, didukung oleh para wajib pajak melalui kewajiban membayar pajak tepat waktu. (Adv)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi