KLIK BORNEO – BERAU. Penguatan edukasi terkait pengelolaan sampah berbasis lingkungan kini menjadi prioritas utama yang harus terus digulirkan kepada masyarakat dan pelaku usaha wisata.
Pasalnya, edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan dinilai menjadi kunci utama untuk membangun pola pikir masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di wilayah wisata dan pesisir Berau.
“Komitmen ini diharapkan tidak hanya berhenti pada tahap imbauan. Tapi sampai pada tindakan nyata,” ungkap Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Noornyanto.
Selain aksi nyata, bagi Dedy, kehadiran regulasi juga sangat diperlukan. Selain itu perlu adanya pengawasan yang lebih kuat di lapangan agar pengurangan sampah plastik berjalan efektif.
“Jika seluruh pihak bergerak bersama, Berau optimistis dapat menjadi contoh daerah wisata yang tidak hanya indah, tetapi juga bersih dan peduli lingkungan,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan dalam menjaga kebersihan berdampak langsung terhadap keberlangsungan sektor pariwisata daerah. Sebab, preferensi wisatawan tak hanya soal keindahan wilayah tetapi juga soal kebersihannya.
“Pengunjung tidak hanya mencari destinasi yang indah, tetapi juga kawasan yang bersih, nyaman, dan memiliki komitmen nyata terhadap pelestarian lingkungan,” tegasnya.
Melalui edukasi yang masif, Dedy yakin keselarasan antara sektor pariwisata dan perlindungan lingkungan dapat terwujud, sehingga kunjungan wisatawan ke Berau terus meningkat. (Adv)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi