KLIK BORNEO – BERAU. Tingginya antusiasme masyarakat Kabupaten Berau dalam menyambut kegiatan Car Free Day (CFD) di Tepian Jalan Ahmad Yani, Tanjung Redeb, mendapatkan respons positif dari jajaran legislatif.
Melihat kondisi CFD yang kini semakin padat, Anggota DPRD Berau, Ratna Kalalembang mengusulkan adanya penambahan titik alternatif lokasi CFD yang baru.
Menurutnya, langkah perluasan ini sangat penting dilakukan agar esensi utama CFD sebagai ruang publik untuk olahraga, rekreasi, dan interaksi sosial tetap terjaga dengan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kami dukung apabila ada lokasi kedua CFD. Di simpang empat lampu merah dekat kantor bupati, berdekatan dengan Taman Cendana itu juga bagus, strategis untuk kegiatan masyarakat di akhir pekan,” ungkapnya.
Penambahan area baru tersebut diharapkan Ratna mampu memecah konsentrasi massa yang selama ini hanya berpusat di sepanjang tepian Ahmad Yani.
“Karena CFD ini bukan hanya olahraga, tapi juga tempat berkreasi, rekreasi, dan diskusi di ruang terbuka. Jadi pasti banyak orang yang terlibat,” jelasnya.
Selain sebagai sarana olahraga, Ratna menekankan pentingnya CFD dalam mendongkrak perekonomian daerah. Sebab ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kini menggantungkan perputaran modalnya di sepanjang jalur bebas kendaraan tersebut.
Dengan adanya wacana penambahan lokasi baru, peluang bagi lebih banyak pelaku ekonomi kreatif di Bumi Batiwakkal untuk terlibat aktif akan semakin terbuka lebar.
DPRD Berau pun berharap Pemerintah Kabupaten Berau melalui dinas terkait dapat segera mematangkan koordinasi teknis. Hal ini mencakup manajemen pengalihan arus lalu lintas hingga penataan zonasi pedagang agar tetap rapi.
“Dengan pengelolaan yang matang, kegiatan mingguan ini diharapkan mampu menjadi ikon ruang publik yang sehat, aman, dan solutif bagi kemajuan ekonomi daerah,” tandasnya. (Adv)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi