KLIK BORNEO – BERAU. Memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada hari ini, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Berau bersama sejumlah mitra melangsungkan aksi kemanusiaan di Ruang Sapta, Jalan Murjani I, Minggu (14/6/2026) pagi.
Agenda bertajuk “Setetes Darah untuk Kemanusiaan” yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA ini memadukan kegiatan donor darah dengan berbagai fasilitas pengecekan kesehatan tanpa dipungut biaya.
Warga yang hadir dapat menikmati layanan pemeriksaan tekanan darah, kadar hemoglobin (Hb), ukuran lingkar perut, hingga konsultasi gizi. Khusus untuk 20 peserta pertama, panitia juga memberikan fasilitas cek kolesterol gratis.
Selain layanan medis fisik, acara ini turut dibarengi dengan sesi edukasi kesehatan (Health Talk). Menghadirkan spesialis gizi klinik, dr. Nevi Dwi Handayani, Sp.GK, sesi tersebut membedah tentang metode pengaturan pola makan yang ideal demi menjaga kesehatan pembuluh darah dan mengontrol kolesterol.
Acara ini terselenggara berkat kerjasama PMI, PT Berau Coal, Ruang Sapta, RSUD dr Abdul Rivai serta sejumlah media Partner.
Sekretaris PMI Berau, Novian Hidayat, mengungkapkan bahwa pasokan darah di wilayah Berau sangat krusial karena permintaannya terus berjalan, terutama untuk keperluan tindakan operasi, persalinan, serta penanganan korban kecelakaan.
“Satu kantong darah sangat berarti karena mampu menyelamatkan hingga tiga nyawa. Oleh sebab itu, kami mengetuk hati masyarakat agar mau mendonorkan darah secara rutin, sekaligus sebagai bentuk menjaga kesehatan diri sendiri,” tutur Novian saat ditemui di lokasi acara, Minggu (14/6/2026).
Lebih lanjut, Novian menyatakan bahwa pihaknya sangat menyambut baik sinergi dari berbagai elemen, mulai dari komunitas hingga sektor swasta seperti PT Berau Coal dan KRS dr. Abdul Rivai yang ikut menyukseskan acara ini. Kendati demikian, ia mengingatkan agar seluruh gerakan kepedulian seperti ini tetap terjaga kemurniannya.
“Gerakan gotong royong ini harus murni berlandaskan rasa kemanusiaan demi menolong sesama, serta wajib steril dari kepentingan politik maupun kelompok tertentu,” kata Novian menegaskan.
Melalui agenda penutup di akhir pekan ini, PMI Berau berharap kesadaran berdonor bisa melekat menjadi gaya hidup baru di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat jaring pengaman sosial dalam menghadapi situasi darurat medis di daerah.(/”)
Penulis : Yoakim Elton SW
Editor : Rahmat Efendi