KLIK BORNEO – BERAU. Pemerintah Kabupaten Berau terus berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi daerah guna mendongkrak roda perekonomian dan mobilitas masyarakat. Salah satu fokus utama saat ini adalah memastikan kesiapan operasional Dermaga Teluk Sulaiman di Kecamatan Biduk-Biduk sebagai gerbang laut strategis di wilayah pesisir Selatan Berau.
Pasca-berakhirnya masa pemeliharaan fisik dari pihak kontraktor, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau kini bergerak cepat melakukan koordinasi intensif dengan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP). Langkah ini diambil untuk memastikan aspek legalitas dan kelaikan operasional dermaga berjalan sesuai standar keselamatan pelayaran tertinggi.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau, Rusnan Hefni, menegaskan bahwa Pemkab Berau ingin memastikan infrastruktur yang telah dibangun dengan anggaran besar ini benar-benar aman dan siap melayani masyarakat secara optimal.
“Masa pemeliharaan fisik dari pihak ketiga sudah berakhir. Saat ini, kami tengah menunggu arahan teknis serta surat izin kelayakan operasional dari KUPP selaku otoritas berwenang,” ujar Rusnan, Sabtu (11/7/2026).
Sebelum resmi dibuka untuk aktivitas pelayaran publik, Dishub Berau telah melayangkan surat resmi kepada KUPP untuk melakukan uji kelaikan (assessment) menyeluruh terhadap fisik dermaga.
Pemeriksaan oleh tim ahli ini sangat krusial guna menjamin keselamatan kapal maupun warga yang akan memanfaatkan fasilitas tambat tersebut.
“Melalui surat yang telah kami kirimkan, kami berharap tim ahli dari KUPP dapat segera melakukan peninjauan langsung di lapangan. Pengujian ini mutlak diperlukan untuk menyatakan apakah dermaga ini sudah 100 persen siap secara teknis dan layak untuk dioperasionalkan secara massal,” jelas Rusnan.
Untuk saat ini, Rusnan memastikan belum ada pembenahan fisik lanjutan di area dermaga. “Mengingat fokus pemerintah adalah merampungkan proses administrasi dan izin kelayakan operasional terlebih dahulu, ” sambungnya.
Begitu lampu hijau dari KUPP terbit, seluruh aktivitas transportasi laut di dermaga tersebut dipastikan langsung berjalan normal dan terintegrasi.
Dermaga Teluk Sulaiman merupakan salah satu mahakarya infrastruktur transportasi laut di Kabupaten Berau yang dibangun secara bertahap sejak tahun 2020 dan berhasil rampung pada akhir 2025 lalu.
Pembangunan yang dibagi dalam empat fase ini menelan total anggaran sebesar Rp54,3 miliar, bersumber dari kolaborasi sinergis antara APBD Berau dan Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kalimantan Timur.
Infrastruktur bernilai puluhan miliar ini diproyeksikan menjadi urat nadi transportasi baru. Kehadirannya tidak hanya akan mempermudah mobilitas masyarakat antarpulau, tetapi juga menjadi pendorong utama sektor pariwisata bahari di Kecamatan Biduk-Biduk serta mempercepat arus distribusi logistik.
Pemerintah Kabupaten Berau berharap, dengan kerja sama yang solid lintas instansi, seluruh proses verifikasi kelaikan dan izin operasional dari KUPP dapat segera rampung dalam waktu dekat. Dengan demikian, dampak positif dari pembangunan infrastruktur transportasi yang megah ini dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat Berau. (Adv/*)
Penulis : Yoakim Elton SW
Editor : Rahmat Efendi