KLIK BORNEO – BERAU. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mengepung sejumlah wilayah di Kabupaten Berau, hingga saat ini.
Meski demikian, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau memastikan layanan dan jaringan komunikasi hingga saat ini masih berjalan normal dan aman.
Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi menegaskan bahwa kondisi darurat lingkungan tersebut tidak membuat pengawasan infrastruktur digital melemah.
Pihaknya justru memperketat pemantauan visual maupun teknis terhadap keandalan sinyal di seluruh kecamatan, terutama di wilayah-wilayah yang terdampak parah oleh sebaran asap.
“Sampai saat ini alhamdulillah jaringan kami masih berjalan lancar,” ungkapnya
Menurutnya, menjaga konektivitas di tengah kepungan kabut asap merupakan prioritas utama. Hal ini krusial agar jalur koordinasi penanganan bencana, bantuan medis, dan evakuasi warga tidak terputus jika sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat yang lebih besar.
Sejauh ini, lanjutnya, pemantauan jaringan berjalan lancar berkat adanya sinergi kuat antara Diskominfo dan elemen masyarakat. Laporan langsung dari para kepala kampung serta jurnalis yang bertugas di garda terdepan menjadi kunci utama pendeteksian dini gangguan komunikasi.
Bahkan, untuk memangkas birokrasi yang lambat, Diskominfo Berau memanfaatkan infrastruktur komunikasi cepat, seperti grup koordinasi khusus yang diisi oleh pemangku kepentingan terkait.
“Begitu ada laporan menara pemancar (tower) atau sinyal melemah, informasi langsung masuk ke pusat data. Lalu tim teknis dan operator seluler segera berkoordinasi di dalam grup khusus untuk penanganan di titik lokasi,” jelasnya.
“Terus kalau ada kendala, biasanya teman-teman wartawan atau kepala kampung yang lebih dulu menghubungi kami. Laporan itu langsung kami respons dan koordinasikan dengan pihak operator atau teknisi terkait,” sambungnya.
Ditambahkannya, Diskominfo berkomitmen untuk terus bersiaga dan memperkuat koordinasi lintas sektor selama status siaga cuaca ekstrem dan karhutla belum dicabut. Berikutnya, siap bergerak cepat melakukan penanganan terhadap jaringan yang mengalami kerusakan. (Adv/*)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi