Menuju Kemandirian Pangan, 800 Hektare Lahan Tidur Siap Digarap

KLIK BORNEO – BERAU. Demi membangun kemandirian dan ketahanan pangan daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau kembali melirik ratusan hektare lahan tidur yang hingga kini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Berau, Lita Handini menegaskan total potensi lahan pertanian Berau mencapai lebih dari 2.000 hektare.

“Tapi yang baru kita garap sekitar 1.200 hektare. Artinya, masih ada sekitar 800 hektare yang belum disentuh,” ungkapnya.

Disampaikannya, optimalisasi lahan tidur tersebut bertujuan untuk mendongkrak produksi pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal, melalui pelaksanaan Program Strategis Kementerian Pertanian,

“Ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” jelasnya.

Meski potensinya menjanjikan, Lita tidak menampik adanya kendala nyata di lapangan, terutama keterbatasan jumlah tenaga pendamping.

Saat ini, Kabupaten Berau hanya didukung oleh 96 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang memegang tanggung jawab besar untuk melayani wilayah pertanian yang tersebar luas di berbagai kecamatan.

Akibat keterbatasan personel tersebut, strategi pendampingan saat ini diprioritaskan pada lahan-lahan yang sudah produktif agar hasil panennya tetap konsisten meningkat.

Namun, pemerintah daerah terus berupaya memperluas jangkauan pelayanan agar 800 hektare lahan yang belum termanfaatkan bisa mulai dikembangkan secara bertahap.

“Ini tentu tidak bisa sekali jalan, butuh waktu dan tambahan tenaga, tapi kita harus jalan,” terangnya.

Ditegaskannya, peran penyuluh adalah kunci utama untuk menggerakkan petani dalam mengoptimalkan lahan.

Karena itu, peningkatan kapasitas para PPL terus digenjot agar pendampingan di lapangan berjalan lebih efektif, sekaligus mempercepat penyerapan teknologi dan program pemerintah.

Melalui sinergi kuat antara pemerintah pusat, provinsi, daerah, hingga para penyuluh di garis depan, Lita optimistis perluasan lahan produktif ini akan berjalan cepat.

“Kita berharap sektor pertanian kita segera memberikan dampak pada penguatan ketahanan pangan,” tandasnya. (Adv/*)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT