Antisipasi Cuaca Ekstrem, Dinas Pangan Berau Usul Tambahan 100 Ton Beras

KLIK BORNEO – BERAU. Cuaca panas ekstrem yang diprediksi amelanda Bumi Batiwakkal hingga Januari 2027 mendatang, dikhawatirkan mengganggu hasil panen petani dan memicu lonjakan kebutuhan pangan.

Demi mengantisipasi hal itu, Dinas Pangan Kabupaten Berau kembali mengusulkan tambahan cadangan beras sebanyak 100 ton pada tahun ini.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Dinas Pangan Kabupaten Berau, Basri mengungkapkan bahwa rencana belanja ratusan ton beras tersebut sedang dalam proses.

“Saat ini kami tinggal menunggu ketetapan harga resmi dari Bulog. Begitu harganya keluar, pembelian untuk menambah stok pangan daerah segera kami eksekusi,” ungkapnya.

Saat ini, lanjutnya, cadangan pangan darurat di gudang Bulog masih aman. Jumlahnya diperkirakan mencapai angka 41 ton.

“Distribusi dari gudang ke masyarakat pun dipastikan lancar tanpa hambatan logistik,” jelasnya.

Selama ini, lumbung beras darurat tersebut rutin disalurkan untuk membantu warga yang mengalami kerawanan pangan kronis di tujuh kampung di Berau.

“Jadi kalau ada tambahan lagi, maka kita bisa salurkan ke masyarakat yang membutuhkan,” terangnya.

Lebih lanjut, diakuinya, selain untuk kerawanan pangan jangka panjang, stok beras yang ada juga disiagakan penuh untuk kondisi darurat jangka pendek.

Jika sewaktu-waktu terjadi bencana seperti banjir, gagal panen, hingga kebakaran yang terjadi tahun ini, pemerintah siap mengucurkan bantuan tersebut.

Meski begitu, hingga hari ini Dinas Pangan mencatat belum ada permintaan bantuan darurat yang masuk dari masyarakat.

“Prinsipnya kami siap melayani. Kalau ada pengajuan dari masyarakat yang membutuhkan akibat kondisi darurat, cadangan beras ini akan langsung kami salurkan,” pungkasnya. (Adv/*)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT