Tata Wajah Kota, Pengerjaan Gapura Ditargetkan Selesai Desember

Gerbang kota di simpang 4 kilometer 5 ini sudah hampir rampung. Menjadi penanda memasuki kota Tanjung REdeb. Bupati menaruh perhatian pada wajah kota yang disebutnya harus rapi dan cantik.

 

KLIK BORNEO – BERAU. Citra dan wajah kota Tanjung Redeb tetap masuk dalam perhatian Pemkab Berau. Salah satunya gerabng masuk dalam kota. Gapura Selamat Datang yang terletak di simpang empat KM 5 yang dipercantik saat ini sudah mencapai 81,18 persen. Namun untuk menyelesaikannya pada Desember 2024, perlu ada tambahan anggaran dari APBD Perubahan Kabupaten Berau 2024 senilai Rp 900 juta.

Terkait hal itu, Bupati Berau Sri Juniarsih menjelaskan anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan gapura itu perlu dimanfaatkan dengan baik. Mengingat pembangunan gapura tersebut berkaitan erat dengan upaya pemerintah mempromosikan pariwisata Berau.

“Gapura tersebut menjadi gerbang masuk dan jalur lintas provinsi. Dan kita mau meremajakannya juga karena Berau adalah destinasi wisata. Makanya wajah kota kita perlu dipercantik. Gapura yang dibangun tentu akan membawa kesan berbeda bagi wisatawan yang datang,” ungkapnya.

Dipercantik

Selain mempercantik wajah kota, menurut Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said, gapura yang ada merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Mengingat, pada gapura yang ada dibangun juga videotron.

“Videotron yang dibangun itu juga untuk menginformasikan kepada masyarakat terkait pembangunan, pemerintahan, dan pelayanan-pelayanan publik lainnya,” jelasnya.

Diakuinya, pembangunan gapura dan pemasangan videotron itu memang dilakukan secara bertahap. Berikutnya, dibangun sebagai bagian dari upaya Pemkab Berau mengikuti tuntutan digitalisasi.

“Sehingga saya minta agar pembangunan gapura itu tidak tertunda. Dan saya berharap selesai tepat waktu. Karena ini berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Konstruksi Pembangunan Gapura Selamat Datang dan Videotron, Rendra menjelaskan dengan tercapainya progres 81,18 persen, pengerjaan yang akan dilakukan di tahap kedua ini dapat selesai pada Desember tahun ini.

“Untuk tahap dua ini tinggal penutup ACP, instalasi lampu tematik, pembatas/ pengaman kaki gapura kiri kanan dan taman tengah di APBD perubahan nanti. Kami usulkan untuk anggaran fisik Rp 900 juta. Bisa fluktuatif pada saat pengesahan nanti,” ujarnya.

Ditambahkannya, pengerjaan gapura tersebut dikhawatirkan ke depannya terkendala oleh cuaca hujan. Mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan. Namun, Rendra yakin cuaca tidak terlalu menjadi kendala yang berarti.

“Hujan bisa jadi kendala juga. Karena bisa mengganggu proses perakitan rangka ACP-nya. Tapi tidak terlalu signifikan karena tidak ada pekerjaan beton. Dan kita targetkan tetap selesai Desember,” tandasnya. (adv/Elton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT