KLIK BORNEO – BERAU. Pembangunan bronjong dan sarana prasarana pelengkap seperti drainase di wilayah Kedaung ditargetkan akan selesai lebih cepat dari target waktu yang ditentukan November 2024 mendatang. Pasalnya, progres pengerjaannya sudah mencapai 90 persen.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Berau, Hendra Pranata menjelaskan saat ini pihaknya tengah menyelesaikan beberapa item pekerjaan yang tersisa, khususnya jalur drainase dari bronjong ke jalur Jalan Muslimin.
“Yang drainase di jalur Jalan Muslimin sudah dan sedang kita tangani. Tinggal mengkonekan lagi ke bronjong. Kalau sudah terkonek semua maka sudah 100 persen,” ungkapnya kepada wartawan Klikborneo, Rabu (11/9/2024).
Disampaikannya, selama pengerjaan bronjong berlangsung, berbagai kendala yang ditemukan dapat diantisipasi dengan baik. Termasuk anggaran yang tersedia juga dinilai mencukupi.
“Semuanya aman. Mungkin cuma masyarakatnya yang terganggu lalu lintasnya di jalur Jalan Muslimin saat pengerjaan berlangsung. Jadi mungkin paling lambat akhir tahun sudah selesai. Tapi sepertinya bisa lebih cepat,” jelasnya.
Sebelumnya, Hendra menegaskan penyelesaian Bronjong Kedaung merupakan pekerjaan lanjutan tahun sebelumnya. Untuk menyelesaikannya, Pemkab Berau mengucurkan anggaran sebesar Rp 30 miliar.
“Ada anggaran masuk dalam kegiatan lanjutan pembangunan drainase kawasan Bedungun Rp 30 miliar,” ungkapnya, Senin (8/4/2024) lalu.
Dirinya berharap, ke depan pengerjaan bronjong dan bangunan pelengkap lainnya di wilayah Kedaung dapat meminimalisir dampak banjir yang sering terjadi di wilayah tersebut. Karena itu, dukungan semua pihak sangat diperlukan.
“Mohon dukungannya. Supaya kegiatan berjalan lancar. Misal ada kritik, koreksi yang baik dan membangun, akan lebih baik lagi. Karena soal banjir ini memang perlu banyak kepala yang memikirkan,” pungkasnya. (adv/Elton)