KLIK BORNEO – BERAU. Sejumlah 1.200 personel gabungan akan dikerahkan untuk mengamankan kunjungan Presiden RI, Joko Widodo yang jika sesuai rencana akan melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) di Berau, Kamis (26/9/2024).Untuk pengamanan kunker presiden itu, Komando Distrik Militer (Kodim) 0902/Bru bersama Polres Berau serta satuan mitra keamanan telah menggelar apel Gelar Pasukan Operasi Pengamanan bersama Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Rabu (25/9/2024).
Dalam sambutannya Dandim 0902/Berau Letkol Inf Rommy Sakti Alamsyah menjelaskan apel tersebut merupakan bagian dari persiapan menyambut kedatangan presiden. Selain itu, untuk memastikan kesiapan personel dan perlengkapan yang dibutuhkan.
“Semua sudah siap dan nanti rekan-rekan masuk ke kedudukan masing-masing melaksanakan gladi di posisi masing-masing untuk mengecek hal-hal yang menganggu keamanan dan ketertiban pada saat pelaksanaan kegiatan,” ungkapnya.
Disampaikannya, sejumlah 1.200 personel gabungan yang disiapkan untuk pengamanan presiden tersebut terdiri dari Satgas pengamanan rute dan lokasi serta satgas intelijen. Satuan Kodim dari Tarakan juga dilibatkan dalam pengamanan presiden.
“Ada 1.200 orang. Satuan yang terlibat mulai dari Kodim, Polres, Skadron dari Armed, Brimob kemudian dari Kodim 613 Raja Alam Tarakan, kemudian dari Denpom, dari Lanal dari AU dari Polairud kita libatkan semua,” imbuhnya.
Tak hanya itu, lanjutnya, pihaknya juga melibatkan tim sniper dan penyelamatan Presiden RI. Keterlibatan tim sniper dan penyelamatan ini diterjunkan untuk mengantisipasi berbagai kejadian yang tidak terduga.
“Kelompok tim sniper dan penyelamatan itu seluruhnya dari Paspampres. Semua SOP penyelenggaraannya oleh Paspampres itu ada di ring 1,” tegasnya.
Rommy meminta tim pengamanan VVIP presiden agar bisa melaksanakan kegiatan dengan baik dan bertanggung jawab. Termasuk mengamankan rute yang dilalui presiden serta mematuhi SOP dan protap yang telah dibuat.
“Karena itu sudah standar dari Paspampres. Contoh ring 1 pakai pakaian batik ya kita harus pakai batik tidak boleh membawa senjata api mau pun senjata tajam,” paparnya.
Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo dijadwalkan tiba di Bumi Batiwakkal pada Kamis (26/9/2024) pukul 12.40 Wita. Selanjutnya berada di Berau sampai pukul 15.30 Wita di hari yang sama. (Elton)