KLIK BORNEO – BERAU. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBP3A) Kabupaten Berau, Rabiatul Islamiah, menghadiri kegiatan pelatihan self make-up yang diadakan oleh DebyFeby serta pendampingan psikologis bagi warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Tanjung Redeb, pada Rabu (23/10/2024) .
Dalam kegiatan itu, melalui sambutan tertulisnya, Rabiatul Islamiah menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya pemberdayaan dan peningkatan keterampilan bagi warga binaan perempuan di Rutan.
“Pelatihan ini tidak hanya mengajarkan keterampilan baru, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri mereka. Dengan bekal ini, kami berharap mereka memiliki kemampuan untuk beradaptasi lebih baik setelah keluar dari Rutan,” ungkap Rabiatul.
Pelatihan yang dilakukan bersama DebyFeby, seorang makeup artist berpengalaman, bertujuan untuk memberikan keterampilan dasar dalam berdandan secara mandiri. Warga binaan diajarkan teknik-teknik makeup yang sederhana namun efektif, yang bisa mereka manfaatkan di kemudian hari.
Selain pelatihan make-up, Dinas PPKBP3A juga menyediakan pendampingan psikologis sebagai bagian dari program rehabilitasi mental bagi warga binaan. “Pendampingan ini adalah bentuk dukungan kami agar mereka dapat lebih optimis dan siap menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan,” jelasnya.
dalam penyampaiannya, mengenai maslah psikologis, bahwa stress dapat terjadi pada semua orang, hanya saja besar kecilnya berbeda pada setiap orang. Stress perlu dikelola dengan baik agar tidak mengalami kesedihan yang berlarut-larut yang mengakibatkan putus asa.
Untuk mengelola stres perlu dilakukan bimbingan dan pendampingan dari ahli/psikolog. “Kami dari DPPKBP3A setiap tahun mempunyai program untuk melakukan pendampingan psikologis bagi warga yang ada di sini sekaligus memberikan pelatihan agar ibu-ibu dapat menggunakan pelatihan yang telah diberikan baik ketika masih ada Rutan maupun ketika sudah keluar dari Rutan ini,” terangnya.
Apabila di luar kesempatan ini, ada warga binaan yang memerlukan pendampingan psikologis, kami mohon pihak Rutan dapat menghubungi kami. insyaAllah kami akan membantu memberikan pelayanan psikolog secara gratis. Semoga ke depannya dapat dikembangkan kerja sama antara DPPKBP3A dengan pihak Rutan maupun warga binaan yang ada di dalamnya.
Pertemuan/pelatihan ini akan menjadi wadah bagi pemerintah daerah untuk bersinergi dengan pihak terkait untuk mengoptimalkan pelayanan serta perlindungan terhadap perempuan yang berhadapan dengan hukum.
Kegiatan ini diharapkan mampu memberi semangat baru bagi warga binaan serta menjadi bekal untuk kehidupan mereka setelah masa binaan berakhir. Rabiatul menambahkan bahwa Dinas PPKBP3A akan terus mendukung program-program serupa dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian warga binaan di Berau.(adv/Elton)