KLIK BORNEO – BERAU. Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said menilai Kabupaten Berau masih belum mampu mandiri secara fiskal. Karena itu, peran serta semua pihak untuk meningkatkan kemandirian fiskal Kabupaten Berau sangat dibutuhkan.
Menurutnya, sebagian besar anggaran yang masuk ke khas daerah Berau masih bergantung pada dana transfer, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Bahkan, pendapatan asli daerah (PAD) Berau juga belum mampu mengimbangi dana transfer tersebut.
“PAD Kabupaten Berau saat ini mungkin targetnya itu sekitar Rp 400 miliar. Sementara APBD kita ditetapkan sekitar 5 triliun lebih. Artinya, ini membuktikan bahwa sampai saat ini secara kemandirian fiskal, kita belum mandiri,” ungkapnya.
Mengingat persentase PAD yang kurang berkontribusi terhadap APBD Berau, lanjut Said, dana-dana yang bersumber dari pemerintah pusat dan dari pemerintah provinsi itulah yang menjadi penopang pembangunan di Kabupaten Berau.
Karena itu, ke depan menurutnya upaya-upaya untuk meningkatkan PAD melalui sektor pajak dan retribusi perlu dimaksimalkan. Semua pihak mulai dari instansi terkait hingga kepala kampung harus bersinergi dalam memaksimalkan sektor pajak dan retribusi tersebut.
“Kita mendorong camat menginstruksikan kepada kepala-kepala kampung, lurah dan sebagainya agar kemudian setiap tahun masyarakat taat membayar pajak terutama PBB,” tegasnya.
Ditambahkannya, sesuai informasi yang diperolehnya, daerah lain di luar Berau biasanya melakukan evaluasi terkait PBB setiap tiga tahun. Evaluasi itu dilakukan untuk menilai standar harga yang dikenakan. Evaluasi itu juga menjadi pembelajaran bagi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau.
“Sehingga Bapenda tidak menaikkan dengan asal menaikkan saja, tetapi pakai konsultan juga. Pakai hitung-hitungan juga dan kita berupaya jangan sampai kemudian kenaikan tersebut membebani masyarakat,” bebernya.
Said berharap kemandirian fiskal dengan memaksimalkan sektor pajak ini terus dilakukan. Berikutnya, para wajib pajak juga dilakukan untuk taat membayar pajak. Terutama pajak terutang yang masih banyak belum dibayar juga.
“Tagline-nya itu kan Bangga Membayar Pajak ya dibutuhkan kejujuran untuk membangun Berau,” tandasnya. (Elton)