KLIK BORNEO – BERAU. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau memberikan respons resmi terkait keluhan masyarakat mengenai stabilitas jaringan internet di Kampung Teluk Alulu, Kecamatan Maratua. Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, menjelaskan bahwa kawasan Maratua memang menjadi prioritas pengembangan infrastruktur digital, namun pembangunan di Teluk Alulu menghadapi sejumlah tantangan unik.
Sejak tahun 2024, Pemkab Berau telah membangun jaringan backbone dari Tanjung Batu hingga Maratua dengan kapasitas bandwidth 300 Mbps untuk melayani fasilitas publik, termasuk kantor camat, sekolah, puskesmas, dan gazebo wisata. Namun, pembangunan jaringan antar tower khusus di Kampung Teluk Alulu, RT 02, baru dimulai pada APBD Perubahan 2024 dan langsung terkendala pasokan listrik.
“Koneksi sangat bergantung pada genset yang hanya menyala pada malam hari,” ujar Didi Rahmadi.
Didi menjelaskan, kendala tersebut menyebabkan sinyal WiFi, yang sebenarnya sudah tersedia di Kantor Kampung Teluk Alulu, Dermaga RT 1, dan SD setempat, hanya aktif pada waktu-waktu tertentu. Situasi semakin memburuk pada Februari 2025 ketika badai melanda.
“Pada Februari 2025, saat badai, di sini situasinya buruk, merusak perangkat utama di tower Kantor Camat Maratua, membuat seluruh jaringan terputus,” terangnya.
Pihak Diskominfo bergerak cepat mengajukan penggantian alat dan mengganti perangkat router serta radio wireless yang rusak. Sebagai solusi jangka panjang, Diskominfo juga memasang dua unit Vsat Starlink di RT 1 dan RT 2 lewat APBD 2025. Namun, karena keterbatasan jangkauan alat, warga masih harus mendekat ke lokasi perangkat untuk mendapatkan sinyal. Saat ini, 35 rumah di RT 2 sudah terhubung jaringan.
“Ini jadi solusi untuk wilayah wisata yang sulit dijangkau jaringan darat. Tapi karena jangkauan alat terbatas, warga harus mendekat ke lokasi perangkat untuk mendapatkan sinyal,” kata Didi.
Didi berharap, berbagai upaya ini akan segera membuahkan hasil. “Memang belum sempurna, tapi progresnya terus jalan. Target kita 2025 akses internet di seluruh kampung di Maratua bisa optimal, baik untuk warga maupun mendukung sektor wisata,” tandasnya.(Adv)
Penulis : Yoakim Elton SW
Editor : Rahmat Efendi