KLIK BORNEO – BERAU. Proses dan mekanisme pembayaran belanja daerah Kabupaten Berau, mulai dari belanja pegawai hingga proyek pembangunan infrastruktur, sepanjang tahun 2026 dipastikan bakal berjalan normal dan lancar.
Semua proses itu pun dinilai dapat terealisasi dengan baik dan tepat waktu berkat optimalisasi sistem digitalisasi pemerintahan, yang terus dikembangkan hingga saat ini.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Berau, Sapransyah mengaku kondisi fiskal daerah saat ini masih tergolong sehat. Berikutnya, mampu menopang berbagai pembayaran yang diajukan oleh setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Kelancaran itu, lanjutnya, tidak lepas dari implementasi sistem tata kelola keuangan berbasis digital yang terintegrasi. Sistem tersebut memangkas birokrasi, sehingga mempercepat proses verifikasi dan pencairan anggaran.
“Sampai saat ini pembayaran masih bisa kita lakukan. Semua tagihan dari SKPD dapat diproses dengan cepat dan sejauh ini tidak ada kendala teknis,” ungkapnya.
Disampaikannya, sejauh ini pos belanja pegawai yang melekat pada SKPD tetap terbayarkan tanpa penundaan. Begitu pula dengan realisasi anggaran untuk pembangunan fisik dan infrastruktur yang terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, digitalisasi sistem dinilai berhasil meminimalisasi risiko keterlambatan administrasi yang sering terjadi pada metode konvensional. Meski demikian, BPKAD tetap mengantisipasi dinamika keuangan hingga penghujung tahun.
Pasalnya, stabilitas kas daerah masih sangat bergantung pada kelancaran transfer Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat. Hal itu menyebabkan kondisi fiskal daerah bisa saja berubah.
“Kita tentu belum bisa memprediksi mutlak kondisi hingga akhir tahun. Yang jelas, kami terus memantau dan mengandalkan kelancaran transfer dari pemerintah pusat,” terangnya.
Sapransyah berharap sinkronisasi sistem keuangan pusat dan daerah yang kini serba digital dapat mempercepat proses transfer tersebut sesuai jadwal. Dengan begitu, program kerja Pemkab Berau tidak akan mengalami hambatan serapan anggaran.
“Jika transfer dari pemerintah pusat tetap lancar, insyaallah dengan dukungan sistem digital yang ada, seluruh pembayaran dan kegiatan pembangunan di Berau akan tuntas dengan baik hingga akhir tahun,” tandasnya. (Adv/*)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi