Integrasi Perairan Laut dan Sungai, 8 Pelabuhan Masuk Usulan RIP

KLIK BORNEO – BERAU. Sejumlah 8 pelabuhan dan dermaga strategis di Kabupaten Berau resmi dimasukkan ke dalam usulan penyusunan dokumen Rencana Induk Pelabuhan (RIP).

Adapun 8 pelabuhan dan dermaga yang akan menjadi fokus utama analisis teknis dalam dokumen RIP tersebut meliputi Pelabuhan Wika, Sidayang, Teratai, Sanggam, Talisayan, Batu Putih, Teluk Sulaiman, dan Sukan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, Rusnan Hefni menjelaskan bahwa proses pengerjaan analisis dan kajian teknis utama untuk delapan pelabuhan tersebut nantinya akan diserahkan dan dilewati melalui mekanisme konsultan ahli.

“Bagian yang utama untuk dilakukan adalah analisis teknisnya. Kalau usulan sudah masuk ke Bapenda,” ungkapnya kepada Klikborneo.com, Rabu (30/9/2026).

Disampaikannya, RIP tersebut diperlukan untuk mengintegrasikan seluruh infrastruktur transportasi perairan laut dan sungai agar memiliki konektivitas yang kuat dan aman. Namun, pengusulan dokumen RIP perairan ini ditargetkan baru berjalan pada tahun anggaran 2027 mendatang.

“Makanya lakukan pendataan dan inventarisasi semua aset fasilitas publik perairan itu. Pendataan ini menjadi basis data penting bagi konsultan sebelum dokumen RIP diserahkan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI,” jelasnya.

Disampaikannya, selama ini pemanfaatan sejumlah dermaga belum optimal karena belum adanya pembagian peran yang spesifik di lapangan. Karena itu, melalui RIP, setiap pelabuhan akan diklasifikasikan berdasarkan fungsi dan kapasitasnya masing-masing.

“Di situ semua fungsi masing-masing dermaga atau pelabuhan akan masuk secara rinci, mulai dari manajemen kelautan hingga sistem operasionalnya,” bebernya.

“Jadi, ke depannya tidak ada lagi tumpang tindih, semua berjalan sesuai fungsi yang ditetapkan,” tambahnya.

Jika usulan RIP perairan ini disetujui oleh Kemenhub, tambahnya lagi, Kabupaten Berau berpeluang besar mendapatkan kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat untuk pembangunan fisik pelabuhan.

Dampak jangka panjangnya, sistem logistik daerah akan semakin efisien, jalur distribusi bahan pokok ke wilayah pesisir semakin lancar, dan pariwisata bahari Berau akan semakin terkoneksi dengan aman. (Adv/*)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT