KLIK BORNEO – BERAU. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas berkomitmen penuh dalam menjaga dan melestarikan Kesultanan Sambaliung dan Kesultanan Gunung Tabur sekaligus meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) untuk ikut andil dalam mempromosikannya ke kancah yang lebih luas.
Menurut Bupati, kehadiran dua kesultanan itu telah turut menambah khazanah sejarah dan budaya di Kabupaten Berau. Berikutnya, menjadi bagian yang terpisahkan dari perjalanan peradaban Bumi Batiwakkal hingga saat ini.
“Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami karena tidak semua daerah memiliki jejak sejarah dan kesultanan yang masih hidup. Sultan yang ada saat ini adalah turunan langsung atau anak dari sultan sebelumnya,” ungkapnya.
Menyadari besarnya nilai historis tersebut, Bupati Sri menegaskan bahwa menjaga dan mewariskan nilai luhur tersebut kepada generasi muda adalah tanggung jawab bersama semua pihak.
Karena itu, Bupati Sri secara khusus meminta Pemprov Kaltim untuk dapat terlibat dalam mempromosikan dua kesultanan itu. Berikutnya, memperkenalkannya sebagai destinasi wisata budaya yang patut dikunjungi.
“Kami berharap ini juga bisa menjadi agenda rutin dari provinsi untuk memperkenalkan bahwa Berau memiliki dua keraton, yaitu Keraton Sambaliung dan Gunung Tabur. Perlu diperkenalkan kepada masyarakat luas, baik melalui media sosial maupun media resmi provinsi,” harapnya.
Bupati optimis nilai-nilai luhur, adat istiadat, serta seni dan tradisi Berau dapat terus tumbuh mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Berau sebagai daerah yang kaya akan sejarah, pariwisata, dan kearifan lokal. (Adv/*)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi