Menjaga Ruang Digital: Diskominfo Ajak Warga Waspadai Ancaman ‘Backdoor’

KLIK BORNEO – BERAU. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Informatika dan Komunikasi (Diskominfo) kembali mengimbau masyarakat Berau untuk selalu menjaga ruang digitalnya dari ancaman kejahatan siber, khususnya ‘backdoor.’

Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi menjelaskan bahwa backdoor merupakan akses tersembunyi yang dibuat oleh para peretas untuk masuk ke dalam sistem, jaringan, atau aplikasi tanpa melalui proses autentikasi resmi.

“Jika tidak terdeteksi, akses tersembunyi ini menjadi celah bagi peretas untuk mencuri data pribadi, mengambil alih kendali perangkat, hingga menyebarkan perangkat lunak berbahaya (malware),” ungkapnya.

Menurut Didi, terdapat empat jenis backdoor yang kerap menyerang sistem digital masyarakat. Empat jenis bacdoor itu antara lain, pertama, Software Backdoor. Jenis ini bekerja melalui virus atau trojan yang dipasang sembunyi-sembunyi pada aplikasi.

Kedua, Hardware Backdoor. Biasanya ancaman backdoor ini disematkan langsung pada perangkat keras seperti router atau hard drive. Ketiga, Rootkit Backdoor. Jenis ini biasanya berupa dokumen jahat yang menyusup ke sistem operasi dan bersembunyi agar tidak terlacak.

“Lalu terakhir ada Web Shell Backdoor, skrip berbahaya pada server situs web yang memberi akses langsung bagi pihak tidak berwenang,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi sekaligus mewaspadai bahaya itu, Didi meminta masyarakat untuk rutin memperbaharui sistem perangkat digital yang digunakan. Tak hanya itu, antivirus yang kuat juga harus dipasang.

Tak hanya itu, tautan asing yang dibagikan di grup-grup media sosial juga harus dihindari. Termasuk memantau aktivitas perangkat dan membatasi hak akses terhadap link-link tertentu.

Tak hanya masyarakat, tambahnya, Diskominfo Berau juga berkomitmen penuh dalam menciptakan ekosistem digital yang aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat Bumi Batiwakkal. Dengan harapan dapat terhindar dari bahaya backdoor tersebut.

“Keamanan digital bukan hanya bergantung pada kecanggihan teknologi yang kita gunakan, tetapi juga pada kewaspadaan dan kebiasaan kita dalam mengelola data sehari-hari. Mari bersama-sama kita jaga ruang digital Berau agar tetap aman,” pungkasnya. (Adv/*)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT