KLIK BORNEO – BERAU. Bantuan alat tangkap ramah lingkungan untuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan di Kabupaten Berau tak dianggarkan di ABT tahun 2026.
Keterbatasan anggaran menyebabkan penyalurannya hanya menyasar 6 KUB di Kabupaten Berau pada tahun ini.
Anggaran untuk pengadaan sarana prasarana (sarpras) nelayan itu pun hanya dianggarkan melalui APBD Murni tahun 2026.
Kepala Bidang Penangkapan dan Usaha Dinas Perikanan Kabupaten Berau, Ika Jayati menjelaskan bahwa bantuan sarpras alat tangkap ramah lingkungan yang disalurkan itu berupa jaring insang lengkap.
Adapun KUB yang mendapat bantuan itu tersebar di Kelurahan Teluk Bayur 3 KUN, Sei Bebanir Bangun 2 KUB, dan Sukan Tengah 1 KUB.
“Ini di APBD 2026, bukan perubahan,” ungkap Ika singkat saat dikonfirmasi Klikborneo.com, Selasa (3/11/2026).
Terpisah, Kepala Kampung Sukan Tengah, Bunyamin membenarkan bahwa KUB nelayan di kampungnya telah menerima bantuan tersebut.
“Benar, sudah disalurkan. Hanya 1 kelompok yang dapat,” jelasnya.
Meskipun berharap agar bantuan itu disalurkan ke semua kelompok yang ada di kampung tersebut, Bunyamin mengaku bantuan yang ada sangat membantu kelompok tersebut.
“Tentu kita harapkan lebih untuk kelompok lain juga. Tapi yang ada ini juga sudah sangat membantu,” tandasnya. (*/)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi