KLIK BORNEO – BERAU. Kemajuan kampung berstatus mandiri di wilayah pesisir dalam meraih untung miliaran dalam mengelola Badan Usaha Milik Kampung mendapat apresiasi dari Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi.
Menurutnya, hal itu harus dipelajari oleh kampung lain, baik yang berstatus berkembang, maju, maupun mandiri. Terutama untuk yang berstatus mandiri, Sumadi meminta perlunya bekerja ekstra.
“Ada kampung di pesisir yang raih pendapatan miliaran itu tentu membanggakan dan harus jadi contoh,” ungkapnya.
Disampaikannya, kebijakan efisiensi tahun ini menyebabkan anggaran dipangkas besar-besaran. Karena itu, kebergantungan kampung pada anggaran pemerintah harus diminimalisir.
“Jadi pemerintah kampung harus mulai menggali potensi Pendapatan Asli Kampung (PAK) secara mandiri,” jelasnya.
Saat ini, lanjutnya, masih banyaknya kampung yang belum melaporkan adanya pemasukan mandiri. Laporan itu penting agar menjadi bahan evaluasi bersama.
“Kita mau supaya ini semua kampung jalan bareng. Makanya kalau ada yang kreativitasnya bagus harus bisa menjadi contoh bagi yang lain,” tandasnya. (Adv)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi