KLIK BORNEO – BERAU. Anggota DPRD Berau, Abdul Waris mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk dapat membuat program Musrenbang CSR di Bumi Batiwakkal.
Menurutnya, pelaksanaan musrenbang itu berbeda dengan musrenbang yang digelar selama ini. Berikutnya, hanya membahas terkait rencana program pemerintah daerah.
Musrenbang CSR, lanjutnya, diadakan secara khusus untuk membahas pengelolaan CSR semua perusahaan seperti yang sudah dimulai oleh Kabupaten Paser dan Mahakam Ulu.
Melalui musrenbang itu, semua perusahaan diundang untuk melaporkan aliran dana CSR serta realisasinya untuk pembangunan fisik yang telah dilaksanakan. Pelaksanaan musrenbang ini pun diharapkannya dapat menjadi poin yang dimuat dalam Perda CSR.
“Nah ini mau diatur semua di Perda kita. Karena Perda kita sebelumnya itu belum detail sampai ke sana,” bebernya.
Tak hanya itu, Waris juga berharap agar ke depan CSR dapat masuk sepenuhnya dalam tubuh APBD Berau. Tujuannya agar anggaran yang ada dapat digunakan sejalan dengan visi-misi pemerintah daerah.
“Karena uang CSR itu belum ada di APBD, ke depan kita arahkan sesuai visi daerah kita. Jangan sampai CSR larinya ke kiri, visi daerah kita lewat APBD itu ke kanan. Akhirnya tak mencapai tujuan RPJMD kita,” tandasnya. (Adv)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi