Apresiasi Menurunnya Kasus Kematian Ibu dan Bayi, Dewan Dorong Pemkab Terus Benahi Layanan Kesehatan

KLIK BORNEO – BERAU. Anggota DPRD Berau, Sri Kumalasari mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau atas keberhasilannya menekan angka kematian ibu dan bayi pada tahun 2025 lalu.

Capaian itu, menurut Sri menunjukkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Berau semakin makin baik. Namun, hal itu harus dibenahi lagi agar angka kematian ibu, khususnya, dapat mencapai nol kasus.

Sesuai data Dinkes Berau, angka kematian ibu pada tahun 2025 telah mencapai 2 kasus. Jumlah ini lebih tinggi dari tahun 2024 lalu dengan jumlah kematian ibu mencapai 9 kasus.

“Ini patut diapresiasi karena dinas terkait sudah bekerja keras dan kita harapkan bisa sampai nol kasus,” ungkapnya.

Berbeda dengan kematian ibu, kematian bayi sendiri sudah mencapai nol kasus. Walaupun, angka gizi buruk sudah ditekan mencapai 0,10 persen.

“Kalau perbaikan layanan ditingkatkan dan berbagai program pendukung dilaksanakan tepat sasaran, kita bisa sepenuhnya terbebas dari itu semua,” jelasnya.

Disampaikan Sri saat ini salah satu hal yang masih menjadi pekerjaan rumah adalah menekan angka stunting. Namun untuk mengatasinya tidak hanya menjadi tugas dan kewenangan satu instansi.

“Semua pihak kita harapkan juga terlibat dan sama-sama menekan laju pertumbuhan stunting,” tandasnya. (Adv)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT