KLIK BORNEO – BERAU. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) memberikan perhatian serius terhadap penyelesaian pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Pasalnya, hingga memasuki pertengahan Mei 2026, masih ada 25 gedung koperasi di berbagai kampung yang belum selesai dibangun atau masih dalam tahap pengerjaan. Karena itu, pelaksana pembangunan diharapkan bergerak cepat menyelesaikan pembangunan yang tersisa.
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita menjelaskan proyek pembangunan gedung KDMP itu berada di bawah koordinasi langsung pihak Kodim. Meskipun demikian, pihaknya tetap memantau secara berkala pembangunan gedung itu agar tidak mangkrak.
“Masih proses pembangunan sekitar 25 lokasi. Tetapi setiap minggu terjadi perubahan atau progres menurut laporan dari Kodim karena pembangunan memang di bawah koordinasi mereka,” ungkapnya.
Meskipun fokus utama saat ini adalah mengejar ketertinggalan puluhan gedung tersebut, Eva menyebutkan bahwa sesuai penilaian PT Agrinas, sudah ada 6 kampung yang berhasil menyelesaikan pembangunan fisik gedung KDMP tersebut hingga 100 persen.
Adapun 6 koperasi itu tersebar di Kampung Labanan Jaya, Sukan Tengah, Sei Bebanir Bangun, Tasuk, Labanan Makmur, dan Labanan Makarti.
“Per 15 Mei kemarin, baru 6 lokasi itu yang progres pembangunannya sudah mencapai 100 persen,” jelasnya.
Diskoperindag berharap koordinasi dengan Kodim dapat berjalan lebih intensif agar 25 gedung yang tersisa bisa segera menyusul. Langkah ini krusial agar seluruh jaringan Kopdes Merah Putih dapat berfungsi serentak sebagai penggerak ekonomi masyarakat Berau. (*/)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi