KLIK BORNEO – BERAU. Produktivitas sektor perikanan di Kabupaten Berau menunjukkan angka yang menggembirakan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mencatat capaian hasil produksi perikanan bumi Bumi Batiwakkal saat ini telah menyentuh angka 35 ton per tahun.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwa angka produktivitas yang tinggi ini merupakan hasil kerja keras dari sinergi berbagai sub-sektor perikanan yang bergerak serentak dari hulu ke hilir.
“Di sektor perikanan, produktivitas tahunan kita sudah mencapai 35 ton. Capaian ini terdiri dari kontribusi produksi perikanan tangkap oleh para nelayan kita, hasil perikanan budidaya, hingga sektor pengolahan yang terus berkembang,” ungkapnya.
Sri Juniarsih menambahkan tingginya angka produktivitas ini harus dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat lokal. Karena itu, pemerintah daerah mengalirkan hasil produksi tersebut melalui program intervensi pasar seperti pasar ikan murah.
“Sebagai bentuk pemanfaatan tingginya produktivitas ini, kami secara rutin melaksanakan pasar ikan murah. Sebanyak 41 ton ikan telah sukses terdistribusi selama periode Mei hingga September,” jelasnya.
“Pasar ikan murah itu sudah digelar 8 kali di empat titik, yaitu Tanjung Redeb, Sambaliung, Gunung Tabur, dan Tanjung Batu. Ke depan, jangkauan ini akan kita perluas hingga ke seluruh kecamatan se-Kabupaten Berau,” sambungnya.
Menanggapi capaian tersebut, Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid menjelaskan bahwa tren produktivitas tahunan ini berhasil dijaga berkat optimalisasi potensi di setiap wilayah pesisir maupun pedalaman Berau.
Menurutnya, angka 35 ton per tahun ini menjadi bukti bahwa serapan teknologi dan bantuan fasilitas bagi nelayan serta pembudidaya berjalan efektif.
“Angka produktivitas 35 ton per tahun ini disokong penuh oleh melimpahnya hasil perikanan tangkap laut kita, serta komoditas unggulan dari perikanan budidaya, baik tambak maupun kolam,” bebernya.
“Dinas Perikanan terus berkomitmen menjaga stabilitas angka ini dengan memberikan pendampingan intensif kepada para kelompok nelayan agar hasil tangkapan dan panen mereka tetap stabil bahkan meningkat setiap tahunnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Abdul Majid menambahkan bahwa dengan produktivitas yang melimpah ini, masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan stok ikan.
“Justru dengan melimpahnya produksi tahunan ini, kami optimis target perluasan pasar ikan murah ke seluruh kecamatan yang diinstruksikan oleh Ibu Bupati dapat terpenuhi dengan menyerap langsung hasil produksi lokal kita,” pungkasnya. (Adv/*)
Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi