Antisipasi Lonjakan Wisatawan Libur Panjang, Disbudpar Berau Sebar Tim Pengawas Wilayah

KLIK BORNEO – BERAU. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau tengah mematangkan strategi khusus untuk menyambut lonjakan kunjungan wisatawan menjelang musim libur panjang.

Salah satu langkah konkret yang tengah dirancang yakni membentuk tim pemantau pariwisata berbasis pembagian wilayah.

Tim khusus ini akan bertugas mengawasi kondisi destinasi wisatata, sekaligus memonitor pergerakan arus kedatangan wisatawan di lapangan secara real-time.

Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa menjelaskan bahwa pemetaan pengawasan ini sangat penting agar setiap kendala yang muncul di lapangan dapat dideteksi sejak dini.

“Kami akan membentuk tim khusus untuk memantau situasi di lapangan. Sistemnya dibagi per wilayah, mulai dari kawasan pesisir pantai, kepulauan, perkotaan, hingga area pedalaman. Setiap wilayah akan ada petugas yang memonitor,” ungkapnya.

Melalui sistem zonasi tersebut, lanjutnya, jalur informasi mengenai kendala liburan diharapkan bisa berjalan lebih cepat.

Laporan dari setiap wilayah pengawasan juga akan langsung menjadi bahan evaluasi bagi Disbudpar untuk merumuskan solusi bersama instansi terkait.

Disampaikannya, fokus pengawasan di lapangan tidak hanya terpaku pada kuantitas atau jumlah wisatawan yang datang.

Aspek krusial lain yang menyangkut keamanan, kenyamanan, serta keselamatan pengunjung selama berada di Berau juga menjadi prioritas utama.

“Jika ada persoalan di lapangan, kami harap informasinya cepat sampai ke kami agar solusi terbaik bisa langsung diambil. Kami juga memperkuat koordinasi dengan dinas teknis dan pihak terkait lainnya,” imbuhnya.

Diakuinya, salah satu titik krusial yang diantisipasi adalah potensi kemacetan dan kendala transportasi menuju destinasi unggulan.

Untuk mengatasi hal ini, Disbudpar berencana menggandeng para pelaku usaha perjalanan (travel agent) guna merumuskan skema mitigasi kepadatan penumpang.

Selain mobilitas transportasi, tim pemantau juga akan meletakan perhatian khusus pada faktor cuaca ekstrem, stabilitas keamanan, serta kebersihan di area wisata.

Langkah antisipasi tersebut dinilai sangat mendesak mengingat lonjakan pengunjung selalu berbanding lurus dengan meningkatnya beban pelayanan di tempat wisata.

“Kami berharap sinergi yang solid antar-lini dapat memastikan seluruh rangkaian libur panjang di Bumi Batiwakkal berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” tandasnya. (Adv/*)

Penulis: Yoakim Elton SW
Editor: Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT