Pengelolaan Sampah dan Kebersihan Objek Wisata Berau Dibenahi Total

KLIK BORNEO – BERAU. Bupati Berau, Sri Juniarsih, memerintahkan seluruh jajarannya untuk bergerak cepat membenahi pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan objek wisata unggulan di Kecamatan Pulau Derawan. Langkah ini diambil guna menjaga kenyamanan wisatawan, mengedepankan keramahan daerah, serta memperkuat citra positif Berau sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Instruksi tegas tersebut dipicu oleh temuan tempat pembuangan sampah liar di bahu jalan menuju Kampung Tanjung Batu saat kunjungan kerjanya. Tumpukan sampah yang menggunung di akses utama penyeberangan menuju Pulau Derawan tersebut dinilai sangat mengganggu pemandangan, mengancam keasrian lingkungan, serta merusak kesan ramah dan nyaman yang ingin dibangun bagi para pelancong.

Sebagai destinasi wisata bertaraf internasional, kebersihan lingkungan dan kelestarian ekosistem harus menjadi prioritas utama. Masalah penanganan sampah idealnya sudah dapat diselesaikan secara efektif di tingkat kecamatan hingga kampung melalui kerja sama lintas sektor.

“Malu kita kalau ada sampah tak terkelola dengan baik, di pinggir jalan lagi posisinya,” beber Bupati. Pemerintah Kabupaten Berau meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau bersama pemerintah kecamatan memaksimalkan fasilitas pengelolaan sampah yang ada.

Optimalisasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Tanjung Batu serta penyediaan arm roll sebagai Tempat Penampungan Sementara (TPS) menjadi solusi mendesak agar sepanjang jalan utama destinasi wisata tetap bersih, rapi, dan asri.

“Di Tanjung Batu sudah ada TPA yang bisa dimanfaatkan untuk mengolah sampah, manfaatkan itu benar-benar,” pesannya.

Penataan kebersihan dan kenyamanan lingkungan destinasi wisata ini semakin krusial mengingat Berau akan menjadi tuan rumah peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Kalimantan Timur pada Juli mendatang.

Kesiapan sebagai tuan rumah yang ramah, bersih, dan mempesona diharapkan memberi kesan mendalam bagi para tamu serta mendongkrak promosi pariwisata daerah secara digital maupun dari mulut ke mulut.

Atmosfer pariwisata yang bersih, nyaman, dan berwawasan lingkungan diyakini menjadi modal utama dalam memajukan ekonomi daerah berbasis industri hijau. Keterlibatan masyarakat lokal dalam menjaga sanitasi lingkungan objek wisata juga menjadi penentu keberhasilan pembangunan pariwisata Berau secara berkelanjutan.

“Jadikan kita tuan rumah yang layak, jangan buat kumuh rumah kita sendiri karena sampah,” tutupnya. (Adv)

Penulis : Heri P

Editor   : Rahmat Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT