KLIK BORNEO – BERAU. Pelaksanaan pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Berau akan berakhir pada Kamis (6/9/2024). Tentu ada tahapan selanjutnya yang harus diikuti para CPNS sebelum dinyatakan lulus seleksi. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas sebelumnya menegaskan, bahwa Pemkab telah memberikan fasilitas,dukungan,support terhadap pegawai melalui berbagai fasilitas, tunjangan dan lainnya. Sehingga tak ada lagi alasan untuk tidak melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya.
“Kita sadari keberadaan para ASN memang merupakan bagian dari roda pembangunan dan pelayanan masyarakat, tetapi pemerintah juga tidak tutup mata terhadap mereka, ada berbagai tunjangan yang diberikan sebagai bentuk apresiasi,” ungkapnya. Oleh karena itu, ASN juga diminta untuk profesional.
Saat ini, di tengah hingar bingar seleksi CPNS tersebut, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said mengingatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk dapat bekerja dengan baik, mengedepankan inovasi, kolaborasi, dan sinergitas.
Hal itu disampaikan Said mengingat banyak ASN di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Berau saat ini, menurutnya, belum siap dengan perkembangan yang ada. Berikutnya, bersikap malas dan bermental kolonial saat bekerja.
“Sehingga tidak punya kerjaan. Kerjanya ya, hanya duduk-duduk saja di ruangan. Disuruh mengetik tidak bisa komputer, disuruh antar surat dia bising, itu kan sulit. Kadang sulitnya kalau ASN-nya mental-mental kolonial,” ungkapnya.
Menurutnya, sikap malas dan bermental kolonial ASN di Berau biasanya muncul karena oknum ASN tersebut merasa diri paling senior, lebih tua, atau paling lama bekerja. Berikutnya, menjadikan kehendak pribadinya sebagai aturan yang harus diikuti oleh ASN lain.
“Pola itu dan paradigma itu sebenarnya tidak boleh lagi terjadi. Apalagi ASN baru yang direkrut melalui CPNS itu memiliki kompetensi di bidang ilmunya, di bidang IT, kemudian bahasa. Kalau tidak siap maka itu akan rusak sendiri,” tegasnya.
Karena itu, Said berharap agar sikap malas dan mental kolonial yang masih dihidupi para ASN di Berau perlu dihilangkan. Apalagi berdasarkan UU Kepegawaian semua ASN memiliki kedudukan dan kesempatan yang sama dalam bekerja.
“Kita berharap ke depan ASN, pegawai negeri sipil ini memiliki kompetensi yang baiklah, mampu bersaing. Jangan sampai nanti kalau sudah senior, umurnya paling tua, semuanya serba mengikuti aturan atau kehendak mereka,” pintanya.
Untuk diketahui, seleksi CPNS di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Berau Tahun Anggaran (TA) 2024 sudah diumumkan beberapa waktu lalu. Adapun tahapan pendaftaran sudah dimulai sejak 20 Agustus 2024 dan akan ditutup pada 6 September 2024.
Hal itu tertuang dalam SK Bupati Berau Nomor: 800.1.2.2/947/BKPSDM-1/VIII/2024 yang diterbitkan dan diumumkan Senin (19/8/2024). Para peserta yang ingin mendaftar tentu diharapkan dapat membaca berbagai tahapan yang telah tertuang dalam SK tersebut.
Analis Aparatur Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Berau, Indriyati menjelaskan seleksi CPNS dibuka untuk 450 formasi dengan rincian, tenaga kesehatan (Nakes) 172 formasi, tenaga teknis 269 formasi, dan penyandang disabilitas 9 formasi.
“Ini (pendaftaran seleksi CPNS, Red) baru diumumkan hari ini, tadi pagi (20 Agustus 2024, Red) hanya untuk CPNS. PPPK belum. PPPK masih menunggu penetapan formasi,” ujarnya.
Disampaikannya, secara khusus untuk formasi PPPK, pihaknya sudah mengusulkan 1.990 formasi ke Kemenpan – RB. Usulan itu pun diajukan bersamaan dengan pengajuan usulan untuk CPNS.
“Pengusulan sudah bersamaan dengan pengusulan CPNS kemarin. Namun penetapannya CPNS sudah ada. PPPK belum,” tandasnya. (adv/Elton)